Sumbardaily.com - Kebutuhan pangan menjadi salah satu perhatian setelah banjir galodo melanda wilayah Solok. Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kejati Sumbar) menyiapkan Posko Peduli Bencana dan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak selama masa tanggap bencana.
Langkah tersebut dilakukan setelah Kepala Kejati Sumbar, Dedie Tri Haryadi jajaran turun langsung meninjau wilayah terdampak banjir galodo di Solok, Rabu (23/9/2026).
Kunjungan itu tidak hanya menjadi kesempatan bagi jajaran Kejati Sumbar untuk melihat kondisi wilayah yang terdampak bencana.
Dari peninjauan tersebut, jajaran Kejaksaan juga melihat secara langsung keadaan masyarakat serta kebutuhan yang dapat segera diberikan kepada warga yang membutuhkan.
"Respons tersebut kami wujudkan dengan menyiapkan fasilitas bantuan di tengah kondisi darurat. Melalui Kejati Sumbar, Kejaksaan Agung RI menyiapkan Posko Peduli Bencana dan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak selama masa tanggap bencana," katanya.
Dapur umum tersebut, ucap Dedie, disiapkan sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar warga.
Selain itu, Kejati Sumbar juga menyalurkan bantuan sosial berupa 1,5 ton beras serta berbagai bantuan makanan bagi masyarakat yang terdampak banjir galodo.
"Bantuan pangan itu diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat yang tengah menghadapi kondisi darurat. Ketersediaan makanan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi warga selama proses penanganan bencana berlangsung, terutama ketika aktivitas masyarakat terdampak oleh situasi di wilayah tersebut," katanya.
Kejati Sumbar menyampaikan bahwa kehadiran negara dan kepedulian terhadap masyarakat dalam situasi bencana merupakan hal yang sangat penting.
Peran Kejaksaan dalam kondisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi penegakan hukum, tetapi juga diwujudkan melalui dukungan kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi musibah.
“Melalui Posko Peduli Bencana dan dapur umum ini, kami ingin memastikan Kejaksaan hadir bersama masyarakat. Bantuan yang diberikan mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Kajati Sumbar.
Keberadaan posko dan dapur umum tersebut menjadi bagian dari upaya Kejati Sumbar membantu masyarakat selama masa tanggap bencana.
Bantuan yang diberikan juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga yang terdampak banjir galodo.
Selain menyiapkan dukungan langsung berupa posko, dapur umum dan bantuan pangan, jajaran Kejati Sumbar mengajak seluruh unsur terkait serta masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada warga yang terdampak bencana. (*)
















