Kebakaran Pondok di Lubuk Begalung Padang, Kerugian Capai Rp20 Juta

Petugas Damkar Kota Padang menangani kebakaran satu unit pondok di pinggir Banda Bakali Jalan Ujung Tanah, Lubuk Begalung, Rabu malam 23 September 2026.

Kebakaran melanda satu unit bangunan pondok di Jalan Ujung Tanah, pinggir Banda Bakali, Lubuk Begalung, Kota Padang, Rabu (23/9/2026) malam. (Dok. Padang Fire Fighter)

Sumbardaily.com - Satu bangunan berupa pondok dilaporkan terbakar di kawasan Jalan Ujung Tanah, pinggir Banda Bakali, Kelurahan Lubuk Begalung, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (23/9/2026) malam pukul 21.03 WIB.

Lokasi kebakaran berada di pinggir jalan yang sempit dan ramai oleh masyarakat. Kondisi tersebut menjadi salah satu situasi yang dihadapi petugas pemadam kebakaran saat melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi mengatakan, pihaknya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit untuk memadamkan api sejak laporan pertama kali diterima pihaknya.

"Petugas membutuhkan waktu sekitar 10 menit sejak unit berangkat hingga tiba di lokasi. Sementara itu, keseluruhan proses penanganan sejak laporan diterima sampai dinyatakan selesai berlangsung selama 23 menit dengan jarak tempuh ke lokasi enam kilometer," katanya.

Dalam operasi tersebut, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan lima armada dengan dukungan 60 personel untuk menangani kobaran api pada bangunan pondok.

Berdasarkan informasi kejadian, kebakaran diketahui setelah seorang saksi melihat bangunan pondok terbakar di pinggir jalan bakali, belakang kampus UPI Lubuk Begalung.

Saksi bernama Muhammad Setia Budi (33) tersebut kemudian melaporkan kejadian kepada Dinas Damkar Kota Padang agar api segera dipadamkan.

Dinas Damkar Kota Padang mencatat satu Pondok yang terdampak kebakaran memiliki luas sekitar 10 x 20 meter.

Dampak kejadian meliputi kerusakan berat pada satu unit bangunan pondok. Dalam laporan tersebut, bangunan yang berpotensi terdampak juga disebut sebagai satu bangunan rumah pondok hunian, dengan luas area yang akan terdampak tercatat 10 x 2 meter persegi.

"Nilai kerugian akibat kebakaran ditaksir sekitar Rp20 juta. Sementara itu, nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp50 juta," ujar Rinaldi.

Berdasarkan data yang dihimpun dalam laporan kejadian, satu bangunan pondok tercatat mengalami kerusakan berat. Adapun penyebab kebakaran dan pemilik bangunan masih belum diketahui.

Penanganan kebakaran di Jalan Ujung Tanah, pinggir Banda Bakali, Kelurahan Lubuk Begalung, Kota Padang, telah diselesaikan petugas pada pukul 21.26 WIB. (*)

Baca Juga

Petugas Damkar memadamkan mobil Xpander yang terbakar di Jalan Dr Sutomo Padang
Mobil Xpander Terbakar di Jalan Sutomo Padang, Pemilik tak Ditemukan di Lokasi
Kebakaran Rumah di Kompleks Filano Padang, Empat Armada Damkar Dikerahkan
Kebakaran Rumah di Kompleks Filano Padang, Empat Armada Damkar Dikerahkan
Kebakaran dua rumah dan dua sepeda motor di kawasan Piai, Lubuk Begalung, Kota Padang
Dua Rumah dan Motor Alami Kebakaran Dekat Masjid Al Khair Padang, Kerugian Ditaksir Rp800 Juta
Kebakaran gudang furnitur terjadi di kawasan perumahan padat di Padang Timur, Kota Padang, Jumat 28 Agustus 2026.
Gudang Furnitur di Padang Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta
Petugas Dinas Damkar Kota Padang menangani kebakaran rumah di Jalan Citandui, Padang Utara.
Nyaris Hangus Terbakar, Rumah Lansia di Padang Dilahap Api hingga Kerugian Capai Rp50 Juta
Petugas pemadam kebakaran menangani kebakaran yang melanda SMP Angkasa Sutan Sjahrir Lanud di Kota Padang, Rabu 12 Agustus 2026.
Kebakaran SMP Angkasa Sutan Sjahrir Padang, Tiga Kelas dan Gudang Hangus Dilahap Api