Sumbardaily.com, Padang - Kebakaran melanda rumah hunian di kawasan padat penduduk di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (9/3/2026) malam. Peristiwa ini menghanguskan satu rumah dua lantai milik warga dengan luas area terbakar sekitar 350 meter persegi.
Kejadian kebakaran tersebut terjadi di jalan 50 Kota 1, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo. Rumah yang terbakar diketahui milik Hendra Yuliawan (47).
Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, laporan kejadian diterima pada pukul 21.24 WIB. Hanya berselang satu menit, tepatnya 21.25 WIB, unit pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi. Petugas pemadam tiba di lokasi kebakaran sekitar 21.33 WIB.
Setelah melakukan proses pemadaman dan pengendalian api, penanganan kebakaran akhirnya dinyatakan selesai pada 22.25 WIB.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Muhammad Siddiq (29) di sekitar lokasi.
"Saksi melihat adanya api dan kepulan asap yang berasal dari rumah tersebut. Ia kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang," katanya.
Untuk memadamkan api, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan sembilan armada dengan dukungan sekitar 90 personel.
Proses pemadaman dilakukan di tengah kondisi permukiman yang cukup padat dengan akses jalan yang relatif sempit serta keramaian warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
"Kondisi tersebut sempat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam melakukan penanganan kebakaran agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi," katanya.
Beruntung, upaya cepat petugas berhasil mencegah api menjalar lebih luas ke bangunan lain di sekitarnya. Jika tidak segera ditangani, kebakaran berpotensi berdampak pada dua unit ruko dan lima rumah hunian di area sekitar.
Secara keseluruhan, luas area yang berpotensi terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi.
Dari data yang dihimpun, rumah yang terbakar dihuni oleh satu kepala keluarga (KK) dengan total tiga penghuni. Meski bangunan mengalami kerusakan berat, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
"Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta," ujar Rinaldi.
Dalam proses penanganan kejadian, sejumlah pihak turut berada di lokasi untuk membantu proses pengamanan dan penanganan situasi. Beberapa instansi yang terlibat antara lain Damkar Kota Padang, PMI, kepolisian, TNI serta PLN.
"Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian," tutur pria yang akrab disapa Abi tersebut. (adl)















