Sumbardaily.com, Padang - Kebakaran terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk di Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Kamis (1/1/2026).
Peristiwa yang terjadi pada awal pembuka tahun tersebut menghanguskan satu unit rumah tinggal dan menimbulkan kerugian besar, meski tidak ada korban jiwa.
Asap tebal pertama kali terlihat mengepul dari atap bangunan di Jalan Swadesi I Blok D.3.11 sekitar pukul 11.39 WIB. Seorang saksi, Ipit Eliaroza (46), yang berada di sekitar lokasi, segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran.
Laporan itu langsung ditindaklanjuti. Satu menit kemudian, pada 11.40 WIB, armada bergerak menuju lokasi dan tiba enam menit setelah keberangkatan, yakni pukul 11.46 WIB.
Kebakaran dinyatakan tuntas ditangani pada 12.20 WIB. Titik api berada di sebuah rumah hunian yang diketahui milik Dul Asri (63).
"Luas area terdampak mencapai sekitar 200 meter persegi. Meski rumah tersebut mengalami kerusakan berat, seluruh penghuni selamat. Tidak ada warga yang mengungsi, serta tidak dilaporkan korban luka maupun meninggal dunia," kata Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi.
Rinaldi mengataka, terdapat dua kepala keluarga dengan lima jiwa yang menempati rumah itu. Adapun nilai kerugian yang disampaikan pemilik diperkirakan sekitar Rp500 juta.
Di sisi lain, petugas menaksir aset dan bangunan yang berhasil diselamatkan bernilai sekitar Rp1 miliar, termasuk delapan bangunan hunian lain yang sempat terancam di area kurang lebih 1.500 meter persegi. Jumlah jiwa terdampak belum tercatat secara pasti.
"Namun, tantangan di lapangan cukup besar. Akses menuju lokasi sempit, berada di kawasan menanjak, serta dikelilingi permukiman padat. Kondisi ini membuat tim harus mengatur strategi suplai air dan pergerakan armada agar pemadaman berjalan efektif tanpa menghambat jalur keluar-masuk warga," katanya.
Sebanyak lima unit mobil pemadam milik Dinas Damkar Padang dikerahkan, ditambah dua unit armada dari Damkar Semen Padang.
"Sekitar 70 personel terlibat dalam operasi pemadaman dan pendinginan. Penanganan dilakukan bersama unsur Polri, TNI, PMI, serta personel dari Pleton C yang bertugas di lapangan," katanya.
Hingga kini, petugas memastikan situasi telah terkendali. Satu bangunan dikategorikan rusak berat, sementara tidak ada catatan kerusakan ringan pada bangunan lain.
"Kami mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, terutama di kawasan padat penduduk, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi penyebab kebakaran dari kepolisian," katanya.
Dinas Damkar Kota Padang juga mengimbau masyarakat segera menghubungi layanan darurat jika melihat tanda-tanda kebakaran, mengingat kecepatan laporan terbukti krusial pada kejadian ini.
Informasi layanan darurat tersedia melalui Padang Sigap 112 serta Mako Damkar 113 di Jalan Rasuna Said Nomor 56, Kota Padang. (adl)
















