Sumbardaily.com – Perjuangan PSPP Padang Panjang di ajang Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 harus berakhir pada fase grup. Tim asal Sumatera Barat (Sumbar) tersebut gagal mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menelan kekalahan 1-3 dari Persibangga Purbalingga dalam laga penentuan yang berlangsung di Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, Jumat (5/6/2026).
Hasil pertandingan ini menjadi penentu nasib kedua tim di Grup D. Persibangga Purbalingga berhasil mengunci satu tempat di babak 32 besar setelah mengamankan tiga poin penting di hadapan pendukungnya sendiri. Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat langkah PSPP Padang Panjang terhenti dan harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.
Laga berlangsung dalam atmosfer penuh tekanan karena kedua tim sama-sama membutuhkan hasil maksimal. Bermain di kandang sendiri, Persibangga yang dikenal dengan julukan Laskar Jenderal Soedirman tampil agresif sejak menit awal demi mengamankan kemenangan yang dibutuhkan untuk menjaga peluang lolos.
Strategi menyerang yang diterapkan tim tuan rumah langsung membuahkan hasil ketika pertandingan baru memasuki menit ke-10. Alvin Aula berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Persibangga unggul lebih dulu.
Gol cepat tersebut membuat pertandingan berjalan semakin menarik. Meski tertinggal, PSPP Padang Panjang tidak menyerah dan terus berupaya mencari celah untuk membongkar pertahanan lawan.
Usaha tim asal Sumatera Barat itu akhirnya membuahkan hasil. PSPP mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sehingga persaingan kembali terbuka. Skor imbang tersebut bertahan hingga turun minum dan membuat kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk mengamankan kemenangan.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Persibangga tampil lebih menekan dan berusaha mengendalikan jalannya permainan. Anak asuh M. Irfan menunjukkan ambisi besar untuk meraih kemenangan sekaligus memastikan tiket ke fase gugur.
Tekanan demi tekanan yang dibangun tim tuan rumah akhirnya menghasilkan peluang emas. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Persibangga setelah terjadi pelanggaran di area terlarang.
Afif Teguh Saputra yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya berhasil mengubah skor menjadi 2-1 dan kembali membawa Persibangga berada di atas angin.
Keunggulan tersebut membuat kepercayaan diri para pemain tuan rumah semakin meningkat. Sebaliknya, PSPP Padang Panjang harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.
Persibangga terus melancarkan serangan dan memberikan tekanan ke lini belakang lawan. Situasi itu membuat pertandingan berjalan semakin terbuka karena PSPP juga berusaha mencari gol penyeimbang.
Saat tim tamu berupaya menyamakan kedudukan, Persibangga justru mampu memanfaatkan ruang yang tersedia melalui skema serangan balik cepat. Momentum itu menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah.
Pada menit ke-79, Fata Alfiansyah berhasil mencetak gol ketiga bagi Persibangga. Gol tersebut lahir melalui pola serangan balik yang tersusun rapi dan tidak mampu diantisipasi pertahanan PSPP Padang Panjang.
Gol itu sekaligus mengunci kemenangan Persibangga dengan skor 3-1 hingga peluit panjang dibunyikan. Tambahan tiga poin menjadi modal berharga bagi tim tuan rumah untuk melangkah ke babak berikutnya.
Keberhasilan menembus babak 32 besar disambut penuh rasa syukur oleh jajaran tim Persibangga. Pelatih Kepala Persibangga, M. Irfan, menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain yang mampu menampilkan performa maksimal dalam pertandingan penting tersebut.
“Kami sangat bersyukur atas kebesaranNya. Karena hasil ini mengantarkan skuad Laskar Jenderal Soedirman menembus babak 32 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026,” ucap M. Irfan.
Menurutnya, keberhasilan tim tidak terlepas dari kondisi internal yang harmonis serta pendampingan yang terus diberikan kepada para pemain sepanjang kompetisi berlangsung.
Ia menilai mentalitas para pemain menjadi salah satu faktor penting yang membuat Persibangga mampu melewati pertandingan dengan hasil positif.
“Mentalitas anak-anak luar biasa. Kami hanya memberikan bekal yang baik untuk anak-anak, mendampingi mereka dengan baik,” papar Irfan.
Meski berhasil meraih kemenangan dan lolos ke fase berikutnya, M. Irfan menegaskan masih ada sejumlah aspek yang harus dibenahi oleh timnya. Ia tidak ingin para pemain terlena dengan hasil yang diraih karena persaingan pada babak 32 besar dipastikan akan lebih berat.
Salah satu perhatian utama pelatih adalah sektor pertahanan yang dinilai masih melakukan kesalahan mendasar. Menurutnya, gol yang dicetak lawan berawal dari kelengahan yang tidak seharusnya terjadi.
Karena itu, ia meminta para pemain tetap fokus dan tidak mengulangi kesalahan yang sama pada pertandingan berikutnya.
“Goalnya kesalahan sendiri. Makanya ini jangan terulang. Jangan sampai ada kesalahan seperti ini kembali. Pemain harus focus. jangan protes, kembali dulu ke posisi,” tegas Irfan.
Kemenangan atas PSPP Padang Panjang membawa Persibangga Purbalingga mengakhiri fase grup sebagai runner-up Grup D. Posisi tersebut memastikan Laskar Jenderal Soedirman berhak melanjutkan perjuangan ke babak 32 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.
Sementara itu, hasil negatif yang diterima PSPP Padang Panjang membuat tim tersebut harus mengubur harapan untuk melaju ke fase berikutnya. Tim asal Sumbar itu mengakhiri kompetisi di posisi ketiga klasemen akhir Grup D.
PSPP Padang Panjang hanya mampu mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan yang dijalani sepanjang fase grup. Raihan tersebut belum cukup untuk membawa mereka bersaing mendapatkan tiket menuju babak 32 besar.
Dengan berakhirnya fase grup, perjalanan PSPP Padang Panjang di Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 pun resmi terhenti. Sementara Persibangga Purbalingga melangkah ke fase berikutnya dengan modal kemenangan penting yang diraih di hadapan pendukung sendiri. (*)
















