Bukittinggi Benahi Trotoar dan Jalan, Conblock K400 Disiapkan untuk Pedestrian

Bukittinggi Benahi Trotoar dan Jalan, Conblock K400 Disiapkan untuk Pedestrian

Jam Gadang Bukittinggi, salah satu ikon wisata Sumbar. (Foto: Anggun Indri/Sumbar Daily)

Sumbardaily.com - Penataan Kota Bukittinggi menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Bukittinggi pada 2026. Pembenahan dilakukan mulai dari pohon tua yang mengganggu trotoar, jalan, pedestrian, hingga taman dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Balai Kota Bukittinggi, Senin (21/9/2026).

Ramlan mengatakan penataan kota merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menuntaskan salah satu program prioritas Pemko Bukittinggi pada 2026. Sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kenyamanan masyarakat menjadi perhatian dalam proses tersebut.

Salah satunya berkaitan dengan keberadaan pohon yang telah berusia tua. Pohon-pohon tersebut akan ditangani, termasuk dengan penebangan maupun pembongkaran apabila akarnya telah menjalar hingga ke trotoar dan mengganggu kenyamanan pejalan kaki.

Selain pohon, penataan sejumlah jalan juga dinilai perlu segera ditindaklanjuti. Pembenahan tersebut diarahkan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan kota.

Penggunaan conblock juga menjadi bagian dari penataan. Material tersebut akan digunakan dalam pembenahan jalan sekaligus mendukung keberadaan pedestrian kota dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Upaya penataan kota diharapkan mampu menciptakan kenyamanan, keasrian serta estetika kota. Kota Bukittinggi ini adalah kota tua, dengan adanya pemasangan conblock dan pembenahan lainnya, diharapkan dapat memodernkan kota ini, namun tidak meninggalkan ciri khas serta budayanya," ujar Ramlan.

Menurut Ramlan, penataan kota tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki tampilan kawasan. Pemerintah juga memastikan fungsi ruang publik tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menggunakannya dengan nyaman.

Perhatian tersebut turut diberikan pada pekerjaan perbaikan jalan yang saat ini berlangsung di sejumlah ruas kawasan Jam Gadang hingga Jalan Minangkabau. Dalam pekerjaan itu, pemasangan conblock menjadi salah satu bagian yang diperhatikan pemerintah.

Ramlan menegaskan kualitas material menjadi hal yang tidak diabaikan dalam proses pembenahan. Pemerintah Kota Bukittinggi memilih material conblock K400 yang akan digunakan dalam pekerjaan tersebut.

"Kami selalu menjaga kualitas material terbaik, salah satunya material conblock K400 yang akan kami gunakan, agar mobilitas dapat berlalu lancar dan tidak menyebabkan kerusakan jalan," ungkapnya.

Selain pembenahan jalan dan pedestrian, pemerintah juga akan menyelesaikan pembenahan taman. Langkah tersebut dilakukan untuk menambah ruang bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana dan keindahan Kota Bukittinggi.

Penataan berbagai fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Bukittinggi membenahi kawasan kota dengan tetap mempertahankan karakter sebagai kota tua. Pemerintah berharap pembenahan jalan, pedestrian, RTH, pohon, serta taman dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga ciri khas dan budaya kota. (*)

Baca Juga

Pemko Bukittinggi Siapkan Kontingen Porprov 2026, Atlet Asli Daerah Diprioritaskan
Pemko Bukittinggi Siapkan Kontingen Porprov 2026, Atlet Asli Daerah Diprioritaskan
Gajah Zidan TMSBK Bukittinggi Agresif Sejak 2022, Pawang Cedera hingga Gajah Lia Ikut Diserang
Gajah Zidan TMSBK Bukittinggi Agresif Sejak 2022, Pawang Cedera hingga Gajah Lia Ikut Diserang
Gajah Zidan Agresif sejak 2022, TMSBK Bukittinggi Terpaksa Rantai Kakinya
Gajah Zidan Agresif sejak 2022, TMSBK Bukittinggi Terpaksa Rantai Kakinya
Kabut Asap Mengancam Warga Bukittinggi, Bayi hingga Lansia Diminta Tak Banyak Keluar
Kabut Asap Mengancam Warga Bukittinggi, Bayi hingga Lansia Diminta Tak Banyak Keluar
Pemko Bukittinggi Mulai Benahi Halaman TMSBK, Anggaran Rp1,7 Miliar
Pemko Bukittinggi Mulai Benahi Halaman TMSBK, Anggaran Rp1,7 Miliar
Udara Bukittinggi Masuk Kategori Sedang, Anak-anak hingga Lansia Diminta Waspada
Udara Bukittinggi Masuk Kategori Sedang, Anak-anak hingga Lansia Diminta Waspada