Sumbardaily.com, Padang – Pelatih Dewa United Banten FC, Jan Olde Riekerink, mengakui Semen Padang FC tampil jauh lebih solid dibanding musim lalu. Pengakuan itu ia sampaikan usai timnya menelan kekalahan 0-2 dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (15/8/2025).
Kekalahan tersebut terjadi melalui dua gol yang lahir pada menit-menit akhir. Filipe Chaby mencetak gol pembuka lewat eksekusi tendangan bebas, sebelum Bruno Gomes menggandakan keunggulan Kabau Sirah pada masa injury time babak kedua.
Menurut Jan Olde, Semen Padang FC kini mampu membaca pola permainan timnya. Banten Warriors, sebutan Dewa United, tidak lagi mendapat ruang bebas untuk membangun serangan seperti pertemuan sebelumnya musim lalu.
“Semen Padang berbeda dengan tim yang pernah kami kalahkan musim lalu. Mereka melakukan banyak hal positif dan benar-benar tahu cara membatasi ruang kami,” ujar Jan Olde dalam konferensi pers usai laga.
Pelatih asal Belanda itu menambahkan, perubahan paling menonjol dari Semen Padang FC adalah kedisiplinan taktik dan kemampuan beradaptasi dengan gaya main lawan. “Musim lalu mereka memberi banyak ruang, kali ini berbeda. Mereka lebih adaptif,” katanya.
Meski demikian, Jan Olde tidak menutup rasa kecewa mendalam akibat kekalahan tersebut. Hasil ini memperpanjang tren negatif Dewa United setelah sebelumnya juga ditundukkan Malut United FC.
“Semua orang pasti kecewa. Dua kali kalah jelas jauh dari ekspektasi. Padahal, persiapan tim berjalan baik, tetapi dalam dua pekan kompetisi ini hasilnya justru tidak sesuai harapan,” ucapnya.
Kekalahan beruntun itu akan dijadikan bahan evaluasi bagi skuad Dewa United Banten FC. Jan Olde menegaskan, timnya harus segera bangkit untuk kembali ke jalur persaingan di kasta tertinggi sepak bola nasional. (red)
















