Sumbardaily.com, Padang – Senyum lebar terukir di wajah Siti Maula Almursyida, siswi SMP Negeri 33 Padang. Selama berbulan-bulan, ia mengaku kesulitan melihat tulisan di papan tulis ketika mengikuti pelajaran di sekolah. Bahkan saat belajar di rumah, pandangannya kerap kabur. Kacamata yang dimilikinya sebelumnya tidak banyak membantu.
“Selama ini penglihatan saya tidak jelas kalau belajar di kelas,” ujarnya, Senin (15/9/2025).
Namun, hari itu menjadi momen berbeda bagi Siti. Ia terpilih sebagai salah seorang penerima kacamata gratis dari Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) Sumatera Barat (Sumbar). Dengan kacamata baru itu, penglihatannya menjadi lebih terang dan jelas.
“Saya bahagia karena sekarang bisa melihat lebih jelas. Ini sangat membantu dalam belajar,” katanya setelah menerima kacamata dalam acara yang digelar di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Padang.
300 Kacamata untuk Pelajar dan Guru
Pada kesempatan tersebut, Gapopin Sumbar menyerahkan sebanyak 200 kacamata untuk pelajar dan 100 kacamata untuk guru. Bantuan ini diharapkan mampu membantu proses belajar-mengajar di sekolah, khususnya bagi mereka yang mengalami gangguan penglihatan.
Rismawati, salah seorang guru dari SMP Negeri 30 Padang yang turut menerima bantuan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif sosial tersebut. “Program ini sangat membantu, terutama bagi siswa yang kurang mampu. Kami sangat berterima kasih,” ucapnya.
Dukungan Pemko Padang
Ketua Gapopin Sumbar, Indra Yunaidi, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang yang turut memfasilitasi pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gapopin. Ia memaparkan, sebelum kacamata dibagikan, dilakukan proses pemeriksaan terlebih dahulu.
“Setelah screening, hasil pemeriksaan dikirim ke laboratorium Gapopin. Lensa diproduksi sesuai ukuran masing-masing pelajar, kemudian dirakit menjadi kacamata yang siap dibagikan,” kata Indra.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang secara simbolis menyerahkan kacamata kepada para penerima. Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial organisasi profesi terhadap masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi Gapopin Sumbar yang sudah menghibahkan ratusan kacamata. Insya Allah akan ditambahkan lagi sebanyak 200 unit pada peringatan Hari Guru nanti,” ujar Fadly.
Ia menegaskan, Gapopin merupakan wadah bagi pengusaha optik resmi yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. “Perbedaan toko optik resmi atau tidak bisa dilihat dari keanggotaannya di Gapopin,” jelasnya.
Harapan untuk Generasi Muda
Fadly berharap bantuan kacamata tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh para pelajar. “Mari dijaga dan digunakan sebaik-baiknya. Ini bentuk tanggung jawab sosial sekaligus wujud kepedulian bersama,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada peringatan Hari Guru Nasional mendatang, Pemkot Padang bersama Dinas Pendidikan juga akan menyalurkan bantuan lain, berupa alat tulis serta tambahan kacamata gratis dari Gapopin.
“Alhamdulillah, anggarannya sudah tersedia. Semoga bisa meringankan beban pelajar, khususnya dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.
Bagi Siti Maula, bantuan sederhana itu terasa begitu berarti. Ia kini bisa kembali belajar dengan lebih nyaman, tanpa harus menyipitkan mata untuk membaca tulisan di papan.
“Saya bisa lebih semangat belajar. Terima kasih banyak,” katanya dengan wajah gembira.
Program kacamata gratis ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara asosiasi profesi dan pemerintah daerah mampu menghadirkan solusi konkret untuk masyarakat, terutama dalam mendukung generasi muda agar tetap sehat dan siap meraih prestasi. (red)
















