Sumbardaily.com, Padang Panjang – Masyarakat Padang Panjang menyambut kabar menggembirakan di awal Februari 2025. Setelah mengalami kenaikan signifikan selama beberapa pekan terakhir, harga cabai merah dan cabai hijau akhirnya menunjukkan tren penurunan, meski cabai rawit masih mencatatkan kenaikan harga.
Analis Perekonomian pada Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, mengungkapkan bahwa penurunan harga ini berkaitan erat dengan membaiknya pasokan dari wilayah produsen.
"Normalisasi harga ini merupakan dampak positif dari masuknya pasokan baru yang mampu mengimbangi permintaan pasar," jelasnya pada Sabtu (8/2/2025).
Data terbaru menunjukkan penurunan signifikan pada harga cabai merah yang kini dipasarkan di level Rp62.984 per kilogram, turun Rp13.667 dari posisi sebelumnya Rp76.650.
Cabai hijau juga mengalami penurunan sebesar Rp3.334, dari Rp47.667 menjadi Rp44.333 per kilogram. Namun, cabai rawit justru mengalami kenaikan Rp6.167, dari Rp68.000 menjadi Rp74.167 per kilogram.
Berdasarkan hasil survei gabungan yang dilakukan Dinas Pangan dan Pertanian bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, tercatat adanya fluktuasi harga pada 12 komoditas pangan.
"Dari total 12 komoditas yang kami pantau, delapan di antaranya mengalami penurunan, sementara empat lainnya masih mencatatkan kenaikan. Faktor stok yang masih terbatas menjadi penyebab utama kenaikan harga pada beberapa komoditas," papar Chandra.
Selain cabai, sejumlah komoditas lain yang mengalami penurunan harga antara lain daging ayam broiler yang turun Rp2.167 menjadi Rp28.334 per kilogram, telur ayam ras turun Rp5.450 menjadi Rp29.400 per kilogram.
Telur itik turun Rp1.200 menjadi Rp32.400 per kilogram, bawang merah juga mencatatkan penurunan signifikan sebesar Rp7.000 menjadi Rp31.984 per kilogram.
Komoditas sayuran seperti terong dan seledri turut mengalami penurunan harga. Terong kini dibanderol Rp12.000 per kilogram, turun Rp3.000 dari harga sebelumnya. Sementara seledri mengalami penurunan Rp2.000, dari Rp20.000 menjadi Rp15.000 per kilogram.
Di sisi lain, beberapa komoditas masih menunjukkan tren kenaikan harga. Kacang hijau naik Rp2.000 menjadi Rp26.000 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana naik Rp334 menjadi Rp17.667 per liter, dan jeruk mengalami kenaikan Rp1.500 menjadi Rp18.000 per kilogram. (red)
















