Sumbardaily.com - Jumlah hewan kurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kota Pariaman mencapai 1.016 ekor. Data tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, Edy Oktafiandi, kepada Wali Kota Pariaman Yota Balad sebelum pelaksanaan salat Idul Adha berjamaah di halaman Balaikota Pariaman, Rabu (27/5/2026).
Berdasarkan laporan tersebut, total hewan kurban terdiri dari 8 ekor kerbau, 951 ekor sapi, dan 57 ekor kambing. Jumlah tersebut menjadi gambaran tingginya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban di Kota Pariaman tahun ini.
Edy Oktafiandi mengatakan, ibadah kurban tidak hanya menjadi bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga memiliki nilai sosial yang sangat besar bagi masyarakat. Menurutnya, momentum Idul Adha dapat memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial antarsesama.
“Kegiatan kurban yang menjadi wujud ketakwaan sekaligus kepedulian sosial di lingkungan pemerintahan Kota Pariaman merupakan sarana untuk memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Edy.
Ia juga menjelaskan bahwa bulan Dzulhijah memiliki keistimewaan tersendiri dalam ajaran Islam karena di dalamnya terdapat dua ibadah besar yang diperintahkan Allah SWT, yakni ibadah haji dan penyembelihan hewan kurban.
“Bulan Dzulhijah merupakan bulan yang sangat agung, bulan yang sangat besar karena di dalamnya ada terdapat dua perintah Allah SWT kepada kita, pertama sekali adalah pelaksanaan ibadah haji dan kedua penyembelihan hewan kurban sebagai wujud kepedulian sosial serta semangat berbagi yang menjadi nilai utama peringatan Idul Adha,” ungkapnya.
Pelaksanaan kurban di Kota Pariaman diharapkan dapat terus menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus meningkatkan semangat berbagi kepada sesama pada momentum Hari Raya Idul Adha. (*)
















