Sumbardaily.com, Padang – Bali United FC bersiap menantang tuan rumah Semen Padang FC pada laga pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (26/9/2025) sore. Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi tim asuhan pelatih Johnny Jansen untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan pada pekan sebelumnya.
Bali United datang ke Padang dengan modal kekalahan dari PSIM Yogyakarta yang membuat posisi mereka merosot ke peringkat ke-14 klasemen sementara. Situasi itu menambah tekanan bagi Serdadu Tridatu untuk segera mengumpulkan poin. Di sisi lain, tuan rumah Semen Padang juga tidak dalam kondisi ideal. Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut menempati peringkat ke-17 dengan empat poin dari enam laga.
Meski unggul secara posisi, Jansen menegaskan bahwa laga di Padang tidak akan berjalan mudah. Ia mengingatkan bahwa Semen Padang tampil cukup solid dalam beberapa pertandingan terakhir.
“Melawan Semen Padang tentu bukan perkara gampang. Kami sudah menyiapkan diri sebaik mungkin, termasuk menganalisis video permainan mereka. Harapannya, pemain bisa tampil maksimal dan membawa pulang hasil positif,” ujar pelatih asal Belanda itu.
Kenangan Musim Lalu
Musim 2024/2025 menjadi catatan indah bagi Bali United di Stadion Haji Agus Salim. Kala itu, mereka sukses menaklukkan tuan rumah dengan skor mencolok 5-1. Penyerang Boris Kopitovic menjadi pencetak gol pembuka, disusul dua gol Rahmat dan dua gol tambahan dari Privat Mbarga.
Namun, Jansen mengingatkan bahwa keberhasilan musim lalu tidak bisa dijadikan patokan. Menurutnya, situasi kini berbeda. Beberapa pemain asing harus absen karena akumulasi kartu dan masalah kebugaran. Bahkan, ada pemain yang terpaksa ditinggalkan di hotel dan tidak ikut sesi latihan resmi.
“Bagaimanapun kondisinya, tim harus siap menghadapi semua tantangan. Kami percaya diri, tetapi tetap waspada dengan kekuatan lawan,” kata Jansen.
Harapan Kopitovic
Salah satu pemain yang mencuri perhatian jelang laga adalah Boris Kopitovic. Striker asal Montenegro itu menyimpan kenangan manis ketika pertama kali mencetak gol di Indonesia, tepat di stadion yang sama saat melawan Semen Padang musim lalu.
“Gol itu sangat berkesan karena menjadi awal perjalanan saya di kompetisi Indonesia. Saat itu pertandingan juga tidak mudah karena lawan mendapat kartu merah, tetapi kami bisa memanfaatkan peluang. Kali ini saya berharap sejarah indah itu bisa terulang,” tutur Kopitovic.
Meski demikian, ia menegaskan kemenangan tim lebih penting dibanding jumlah gol pribadi. Baginya, target utama adalah membawa tiga poin pulang ke Bali.
“Posisi kami di klasemen membuat motivasi seluruh pemain meningkat. Pertandingan akan berat, tetapi kami sudah melakukan persiapan dengan baik. Kami ingin memberi segalanya di lapangan untuk meraih kemenangan,” ujar penyerang yang kerap jadi andalan lini depan itu.
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama bertekad bangkit, laga di Stadion Haji Agus Salim diperkirakan berlangsung ketat. Bali United berambisi memperbaiki posisi di klasemen, sementara Semen Padang mencari momentum kebangkitan di hadapan pendukung sendiri.
















