Sumbardaily.com, Padang – Aksi solidaritas bagi korban banjir dan longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara, dan Aceh mengemuka dari lingkungan Persik Kediri.
Klub berjuluk Macan Putih itu menggalang dana melalui lelang jersey pemain yang dipakai saat menghadapi Semen Padang FC pada pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026.
Inisiatif tersebut merupakan bentuk kepedulian tim terhadap ribuan warga terdampak bencana di berbagai daerah di Sumatera.
Lelang yang berlangsung pada 1–3 Desember 2025 ini digagas oleh pendiri Athlete for Good (AFG), Arthur Irawan, yang juga merupakan pemilik Persik Kediri.
AFG merupakan yayasan yang fokus pada pengembangan masa depan atlet, khususnya pesepak bola, serta kegiatan sosial. Sejak diambil alih Arthur pada 2022, AFG menjadi sponsor utama Persik di kompetisi BRI Super League.
Dalam program lelang amal ini, lima jersey pemain pilihan Persik disertakan sebagai bentuk dukungan nyata. Jersey tersebut milik kapten tim Ezra Walian, kiper Leo Navacchio, serta tiga pemain lainnya, yaitu Pedro Matos, Bayu Otto, dan Yusuf Meilana.
Kelimanya adalah kostum pertandingan yang digunakan saat laga melawan Semen Padang FC di Stadion Brawijaya, Kediri, Kamis (27/11/2025).
"From Kediri with love. Pray for Sumatera Barat, Sumatera Utara, and Aceh. Dan beberapa wilayah yang terdampak,” demikian pengumuman resmi Persik Kediri pada Senin (1/12/2025).
Pesan itu sekaligus menjadi ajakan bagi publik sepak bola Indonesia untuk menunjukkan empati kepada masyarakat yang tengah menghadapi bencana hidrometeorologi.
Persik menegaskan bahwa kemenangan atas Semen Padang FC pada laga tersebut menyisakan duka karena pada saat bersamaan sejumlah wilayah di Sumatera masih berkutat dengan banjir dan tanah longsor.
“Di balik kemenangan Persik Kediri atas tamu dari Sumatera Barat, Semen Padang FC, tersimpan duka mendalam untuk saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan di Pulau Sumatera lainnya yang terdampak bencana alam,” tulis manajemen dalam pernyataannya.
Manajer Tim Persik, Syahid Nur Ichsan, memastikan bahwa lelang jersey adalah ide langsung dari owner klub, Arthur Irawan. Menurutnya, aksi ini menjadi bukti bahwa klub ingin terlibat aktif dalam meringankan beban masyarakat di Sumatera.
“Kami beri tagline lelang amal. Ini bentuk kepedulian bos Arthur Irawan dan semua elemen tim Persik Kediri terhadap bencana kemanusiaan. Kami akan donasikan seluruh hasil lelang jersey nanti korban bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera. Semoga bantuan kami ikut membantu meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.
Langkah Persik Kediri melalui AFG ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi komunitas sepak bola untuk memperluas aksi sosial, terutama saat bencana besar melanda berbagai daerah di Indonesia.
Klub berharap dukungan publik pada lelang ini dapat mempercepat penyaluran bantuan bagi warga yang terdampak bencana. (red)
















