Sumbardaily.com – Menjelang satu bulan sebelum masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Hutama Karya (Persero) mulai memperkuat berbagai persiapan pada ruas jalan tol yang dikelolanya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Fokus utama diarahkan pada dua koridor strategis, yakni Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) dan Tol Palembang–Indralaya (Palindra).
Kedua ruas ini merupakan jalur utama arus mudik dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), sehingga peningkatan kualitas jalan dan pemeliharaan intensif menjadi perhatian utama untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan pada masa puncak perjalanan.
Hutama Karya mempercepat berbagai pekerjaan pemeliharaan yang meliputi pengecatan ulang tiang rambu, pengecatan barrier, pembersihan guardrail, perbaikan drainase, perapihan bahu jalan, hingga rehabilitasi perkerasan mainroad. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan pola intensif mengingat kedua ruas tersebut diprediksi menjadi koridor paling padat selama periode libur akhir tahun.
“Pemeliharaan dilakukan secara menyeluruh agar kualitas layanan tetap optimal. Target kami, seluruh pekerjaan rampung pada H-10 sebelum Nataru sesuai arahan Pemerintah, atau tepatnya tanggal 20 November – 15 Desember 2025,” ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, dikutip Sabtu (22/11/2025).
Selama proses pemeliharaan berlangsung, pengaturan lalu lintas diterapkan di beberapa titik pekerjaan. Hutama Karya memasang perambuan peringatan, melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan melalui Variable Message Sign (VMS), serta menyalurkan pembaruan informasi melalui kanal media sosial.
Sebanyak 25 unit VMS ditempatkan pada sejumlah titik di ruas Tol Terpeka dan Palindra untuk memastikan informasi yang disampaikan dapat diterima secara real-time oleh pengemudi.
Di Tol Terpeka, lokasi pemeliharaan pada Jalur A (arah Terbanggi Besar menuju Kayu Agung) berada di titik KM 293+699 hingga KM 294+294, KM 296+159 hingga KM 296+320, KM 296+317 hingga KM 296+455, serta KM 299+900 hingga KM 297+065. Seluruh area tersebut masuk kategori titik dengan intensitas lalu lintas tinggi sehingga membutuhkan pemeriksaan dan perbaikan berkala.
Adapun pemeliharaan di Tol Palindra mencakup pekerjaan di Jalur A (arah Palembang menuju Indralaya), tepatnya di KM 005+265–005+338, KM 009+555–009+585, KM 010+235–010+313, KM 011+970–012+066, KM 013+015–013+181, KM 013+450–013+497, dan KM 016+635–016+681.
Sementara pada Jalur B (arah Indralaya menuju Palembang), pekerjaan dilakukan di titik KM 021+190–021+125, KM 019+060–018+802, KM 014+564–014+100, KM 013+745–013+522, KM 012+370–012+128, KM 011+450–011+416, KM 011+416–011+168, KM 011+230–011+182, KM 005+745–005+674, KM 005+225–005+198, serta KM 003+825–003+496.
Untuk memperkuat respons cepat terhadap potensi kerusakan jalan, Hutama Karya meningkatkan jumlah Tim Inspeksi Pothole dari sebelumnya dua tim menjadi tiga tim. Tim ini bertugas melakukan monitoring selama 24 jam serta menangani lubang jalan secara cepat, terutama menjelang puncak arus mudik Nataru 2025/2026.
Upaya ini dilakukan guna memastikan seluruh ruas siap digunakan tanpa gangguan berarti selama periode padat pengguna.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pemeliharaan. Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan menyesuaikan kecepatan saat melintas di area pekerjaan,” tutup Mardiansyah.
Hutama Karya mengimbau masyarakat yang memiliki keluhan atau masukan terkait layanan di Tol Terpeka dan Tol Palindra untuk menghubungi Call Center Jalan Tol Regional Sumatera Bagian Selatan di 150-700.
Pengguna jalan juga dapat menyampaikan pesan melalui WhatsApp di 08112-77000 atau melalui akun media sosial resmi @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya. (*)













