Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Daging Ayam di Padang Panjang Naik

Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Daging Ayam di Padang Panjang Naik

Jelang Idul Adha 2025, harga bahan pokok di Padang Panjang fluktuatif. Daging ayam dan cabai naik, namun beras turun. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Sumbardaily.com, Padang Panjang – Menjelang perayaan Idul Adha 2025 yang tinggal lima hari lagi, kondisi harga bahan pokok di Kota Padang Panjang menunjukkan tren yang beragam. Beberapa komoditas mengalami kenaikan, sementara sejumlah bahan pangan lainnya justru mengalami penurunan harga.

Berdasarkan hasil pantauan terkini, terdapat tiga jenis komoditas yang mengalami peningkatan harga. Daging ayam broiler mencatat kenaikan sebesar Rp3.466 per kilogram, dari posisi sebelumnya Rp29.834 menjadi Rp33.300 per kilogram. Komoditas cabai rawit juga mengalami peningkatan Rp650 per kilogram, dari Rp25.000 naik menjadi Rp25.650 per kilogram.

Sementara itu, cabai merah mengalami kenaikan yang cukup mencolok yaitu Rp2.333 per kilogram, dari harga Rp32.634 menjadi Rp34.967 per kilogram.

Analis Perekonomian Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota (Sekdako) Padang Panjang, Chandra Erfiko, memberikan penjelasan terkait kondisi ini pada Minggu (1/6/2025). Menurutnya, peningkatan harga pada ketiga komoditas tersebut masih dalam batas wajar dan tidak memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan beli masyarakat.

"Ketiga komoditas yang mengalami peningkatan harga tersebut tidak begitu signifikan dan tidak mempengaruhi daya beli masyarakat. Kondisi ini disebabkan kenaikan harga yang terjadi masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi atau Harga Acuan Pembelian yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat," ungkap Chandra Erfiko.

Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga, dengan beras mendominasi tren penurunan ini. Beras kualitas premium atau kualitas I mengalami penurunan Rp167 per kilogram, dari Rp16.167 menjadi Rp16.000 per kilogram. Beras kualitas II juga turun dengan selisih yang sama, dari Rp15.167 menjadi Rp15.000 per kilogram.

Adapun beras kualitas III mencatat penurunan yang lebih besar yaitu Rp333 per kilogram, dari harga Rp14.500 menjadi Rp14.167 per kilogram.

Komoditas pemanis utama, gula pasir, turut mengalami penurunan harga sebesar Rp250 per kilogram, dari Rp19.000 menjadi Rp18.750 per kilogram. Tepung terigu merek Cakra juga mengalami penurunan Rp333 per kilogram, dari Rp14.333 menjadi Rp14.000 per kilogram.

Produk hewani lainnya seperti telur ayam ras mengalami penurunan Rp217 per kilogram, dari Rp27.617 menjadi Rp27.400 per kilogram. Bawang merah mencatat penurunan yang cukup signifikan sebesar Rp1.750 per kilogram, dari Rp35.417 menjadi Rp33.667 per kilogram.

Komoditas ikan kembung juga mengalami penurunan harga yang cukup besar, yaitu Rp3.334 per kilogram, dari harga Rp70.000 menjadi Rp66.667 per kilogram.

Chandra Erfiko menjelaskan bahwa penurunan harga beras pada semua kualitas terjadi secara bersamaan pada minggu keempat Mei 2025. Selain beras, beberapa komoditas lain seperti gula pasir, telur ayam ras, bawang merah, dan bawang putih juga mengalami penurunan, meskipun tidak terlalu signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, sejumlah komoditas utama lainnya menunjukkan stabilitas harga. Tepung terigu merek Segitiga Biru tetap bertahan di harga Rp13.000 per kilogram. Daging sapi stabil di posisi Rp141.667 per kilogram, sedangkan bawang putih tetap di harga Rp38.317 per kilogram.

Untuk kategori daging ayam kampung, harga bervariasi berdasarkan ukuran. Daging ayam kampung ukuran besar stabil di harga Rp90.000 per kilogram, ukuran sedang Rp80.000 per kilogram, dan ukuran kecil Rp70.000 per kilogram.

Komoditas lainnya yang menunjukkan stabilitas antara lain telur ayam kampung yang bertahan di harga Rp53.667 per kilogram, bawang daun Rp10.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp19.333 per kilogram, dan minyak goreng kemasan premium Rp22.667 per liter.

Data harga yang diperoleh merupakan hasil rata-rata dari kegiatan survei harga langsung yang dilakukan oleh petugas gabungan dari Dinas Pangan dan Pertanian bersama Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah. Informasi lengkap mengenai perkembangan harga komoditas pangan dapat diakses melalui situs web resmi https://info-pangan.padangpanjang.go.id/.

Kondisi fluktuasi harga menjelang Idul Adha 2025 ini menunjukkan dinamika pasar yang masih dalam kendali, dengan mayoritas komoditas justru mengalami penurunan harga yang menguntungkan konsumen. (red)

Baca Juga

59 Warga Terima Bantuan ATENSI Padang Panjang, Ada Kursi Roda hingga Modal Usaha
59 Warga Terima Bantuan ATENSI Padang Panjang, Ada Kursi Roda hingga Modal Usaha
DPRD Padang Panjang Setujui Perubahan APBD 2026, Penyertaan Modal Rp26,64 Miliar Dibahas
DPRD Padang Panjang Setujui Perubahan APBD 2026, Penyertaan Modal Rp26,64 Miliar Dibahas
Jadi Kepala DLH Sumbar, Kuartini Deti Putri Masih Pegang Tugas Pj Sekdako Padang Panjang
Jadi Kepala DLH Sumbar, Kuartini Deti Putri Masih Pegang Tugas Pj Sekdako Padang Panjang
Bantuan Pangan 3 Bulan Disalurkan di Padang Panjang, 6.017 Keluarga Terima Beras
Bantuan Pangan 3 Bulan Disalurkan di Padang Panjang, 6.017 Keluarga Terima Beras
Tak Berhenti Belajar di Usia Senja, 80 Lansia Ikut Sekolah Lansia Padang Panjang
Tak Berhenti Belajar di Usia Senja, 80 Lansia Ikut Sekolah Lansia Padang Panjang
Masak Sambalado Tanak Pakai Kayu Bakar, Tradisi Minangkabau Hidup di Padang Panjang
Masak Sambalado Tanak Pakai Kayu Bakar, Tradisi Minangkabau Hidup di Padang Panjang