Sumbardaily.com, Padang – Upaya meningkatkan pemahaman publik tentang pentingnya perlindungan finansial melalui asuransi terus digencarkan oleh PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Pada Jumat (12/9/2025), perusahaan pelat merah tersebut menggelar kegiatan literasi asuransi bersama insan media di Kota Padang.
Langkah ini menegaskan komitmen Jasindo dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan risiko sekaligus memperkuat inklusi keuangan di tingkat lokal. Melalui kolaborasi dengan media, Jasindo berharap pesan-pesan edukatif terkait asuransi dapat sampai kepada masyarakat secara lebih mudah dipahami, tidak hanya sebatas istilah teknis.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah wartawan dari berbagai media lokal. Diskusi berlangsung interaktif, mencakup topik seputar peran asuransi dalam mitigasi risiko, manfaat perlindungan finansial, hingga relevansinya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Padang.
Gilang Wisyatama, Representative Manager Jasindo Padang, menegaskan bahwa media memegang peran penting sebagai jembatan informasi. Menurutnya, literasi asuransi bukan hanya soal mengenal produk, melainkan bagaimana masyarakat memahami fungsinya sebagai alat proteksi.
“Acara ini kami rancang agar media menjadi medium efektif dalam menyampaikan edukasi risiko dan asuransi. Harapan kami, masyarakat sadar bahwa asuransi bukanlah beban, melainkan instrumen proteksi yang harus dipahami,” ujar Gilang.
Dari kantor pusat, Brellian Gema, Sekretaris Perusahaan Jasindo, menambahkan bahwa kerja sama dengan media lokal memiliki dampak strategis. “Melalui kolaborasi ini, kami ingin informasi soal perlindungan finansial tersampaikan lebih luas dengan gaya yang lugas. Asuransi perlu dipahami sebagai investasi atas keamanan diri dan keluarga,” ucapnya.
Acara literasi asuransi di Padang ini bukan kegiatan tunggal. Jasindo sebelumnya telah menginisiasi berbagai program, seperti “Jasindo Goes to Campus” yang menyasar mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi, serta edukasi literasi keuangan di sektor pariwisata di Bali. Program-program tersebut dijalankan sejalan dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan nasional.
Melalui strategi edukasi yang konsisten, Jasindo menegaskan bahwa asuransi memiliki peran vital, tidak hanya dalam menghadapi situasi darurat, tetapi juga sebagai fondasi keberlanjutan finansial sehari-hari. Kesadaran kolektif ini diharapkan tumbuh di masyarakat Padang dan menjadi bagian dari budaya pengelolaan risiko yang lebih matang.
Dengan menggandeng media sebagai mitra strategis, Jasindo menempatkan literasi asuransi bukan sekadar agenda perusahaan, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan finansial masyarakat. (red)
















