Jangan Tunggu Sakit, Warga Agam Didorong Rutin Cek Kesehatan Lewat Program CKG

Jangan Tunggu Sakit, Warga Agam Didorong Rutin Cek Kesehatan Lewat Program CKG

Rapat Koordinasi (Rakor) CKG dengan tema “Sinergi Lintas Sektor dalam Monitoring Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk Masyarakat Sehat dan Sejahtera” di Balcone Hotel, Tilatang Kamang, Kamis (3/9/2026). (Foto: Pemkab Agam)

Sumbardaily.com - Warga Kabupaten Agam didorong tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatan. Pemeriksaan secara rutin melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dinilai penting untuk mengetahui risiko penyakit lebih awal sehingga langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benniwarlis, mengatakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan. Program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan, tetapi juga upaya menemukan berbagai risiko penyakit sejak dini.

Hal itu disampaikan Ny. Merry Benniwarlis saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) CKG dengan tema “Sinergi Lintas Sektor dalam Monitoring Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk Masyarakat Sehat dan Sejahtera” di Balcone Hotel, Tilatang Kamang, Kamis (3/9/2026).

Menurut Merry, pola pikir masyarakat yang baru mencari layanan kesehatan ketika sudah sakit perlu didorong untuk berubah. Pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat menjadi langkah untuk mengetahui kondisi tubuh sebelum muncul gangguan kesehatan yang lebih serius.

“Sinergi lintas sektor sangat penting agar pelaksanaan CKG dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kita ingin masyarakat tidak hanya datang berobat ketika sakit, tetapi juga memiliki kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” ujarnya.

Karena itu, pelaksanaan CKG membutuhkan dukungan dari berbagai unsur. Tanggung jawab program tersebut tidak hanya berada di sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, TP PKK, pemerintah kecamatan dan nagari, kader kesehatan, serta masyarakat.

TP PKK Kabupaten Agam bersama kader di tingkat kecamatan dan nagari disebut siap membantu pemerintah menyosialisasikan program CKG. Kader juga didorong mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan.

Keterlibatan kader di tingkat kecamatan dan nagari menjadi bagian dari upaya agar informasi mengenai CKG dapat menjangkau lebih banyak warga. Dengan begitu, masyarakat diharapkan mengetahui manfaat pemeriksaan kesehatan dan tidak menunda pemeriksaan hingga mengalami keluhan.

Selain memperluas sosialisasi, monitoring secara berkala juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan CKG. Monitoring diperlukan untuk memastikan program berjalan sesuai sasaran dan dapat menjangkau masyarakat yang menjadi sasaran layanan.

Hasil pemeriksaan CKG juga tidak hanya diharapkan menjadi catatan bagi masyarakat. Data tersebut dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan langkah tindak lanjut dan intervensi kesehatan yang diperlukan.

Dengan adanya data pemeriksaan, kondisi kesehatan masyarakat dapat diketahui lebih awal. Informasi tersebut kemudian diharapkan membantu menentukan langkah yang lebih cepat dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Merry mengatakan kolaborasi antarsektor menjadi bagian penting agar manfaat CKG benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, deteksi dini memberikan kesempatan untuk mengambil langkah lebih cepat ketika ditemukan risiko kesehatan.

“Melalui kolaborasi yang kuat, kita berharap CKG benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Deteksi dini akan membantu kita mengambil langkah lebih cepat dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup,” tambahnya.

Pelaksanaan CKG di Kabupaten Agam dengan dukungan pemerintah daerah, TP PKK, pemerintah kecamatan dan nagari, kader kesehatan, serta masyarakat diharapkan dapat memperkuat kebiasaan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Pesannya jelas, warga tidak perlu menunggu sakit untuk mulai memeriksa kondisi kesehatan melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG). (*)

Baca Juga

80 Huntap Mulai Dibangun di Agam, Warga Terdampak Bencana Segera Punya Rumah
80 Huntap Mulai Dibangun di Agam, Warga Terdampak Bencana Segera Punya Rumah
Keluhan Siswa Diduga Berkaitan dengan MBG, Pemkab Agam Tunggu Hasil Pemeriksaan
Keluhan Siswa Diduga Berkaitan dengan MBG, Pemkab Agam Tunggu Hasil Pemeriksaan
Jalan dan Jembatan Rusak di Agam Mulai Diperbaiki, Anggaran Capai Rp18,3 Miliar
Jalan dan Jembatan Rusak di Agam Mulai Diperbaiki, Anggaran Capai Rp18,3 Miliar
Warga Pesisir Selatan dan Agam Masih Tinggal di Huntara, DPR RI Dorong Huntap Segera Dibangun
Warga Pesisir Selatan dan Agam Masih Tinggal di Huntara, DPR RI Dorong Huntap Segera Dibangun
Dari Stunting hingga Rehabilitasi Pascabencana, Agam Susun Ukuran Keberhasilan Pembangunan
Dari Stunting hingga Rehabilitasi Pascabencana, Agam Susun Ukuran Keberhasilan Pembangunan
Panen Padi Perdana Pascabencana di Agam, Produktivitas Capai 5,28 Ton
Panen Padi Perdana Pascabencana di Agam, Produktivitas Capai 5,28 Ton