Sumbardaily.com, Bukittinggi – Jam Gadang kini resmi memiliki Name Sign Satu Abad Jam Gadang sebagai penanda dimulainya hitung mundur menuju peringatan 100 tahun ikon utama Kota Bukittinggi.
Name sign tersebut diluncurkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Bukittinggi ke-241, yang digelar di kawasan pedestrian Jam Gadang.
Peluncuran Name Sign Satu Abad Jam Gadang menjadi simbol awal rangkaian peringatan satu abad berdirinya Jam Gadang yang akan jatuh pada Juni 2026.
Monumen jam yang berada di pusat Kota Bukittinggi ini dibangun pada 20 Juni 1926 dan hingga kini tetap berdiri kokoh sebagai ikon sejarah sekaligus kebanggaan masyarakat.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa pemasangan name sign tersebut merupakan bagian penting dari persiapan menyambut 100 Tahun Jam Gadang.
Ia menegaskan, peringatan satu abad Jam Gadang akan dikemas dalam berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga edukatif dan partisipatif.
“Dalam rangka menyambut satu abad Jam Gadang, Pemerintah Kota Bukittinggi akan menggelar berbagai kegiatan, mulai dari seni dan budaya, seminar ilmu pengetahuan, hingga penggalian sejarah Jam Gadang. Seluruh rangkaian kegiatan ini direncanakan melibatkan partisipasi masyarakat,” kata Ramlan.
Menurutnya, Jam Gadang memiliki nilai historis yang sangat kuat karena merupakan peninggalan dari masa penjajahan Belanda. Meski telah berusia hampir satu abad, Jam Gadang hingga kini tetap menjadi simbol perjalanan panjang sejarah Kota Bukittinggi.
Dengan hadirnya Name Sign Satu Abad Jam Gadang, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap masyarakat semakin mengenal dan menghargai nilai sejarah Jam Gadang sebagai warisan budaya yang harus dijaga.
Selain menjadi penanda menuju peringatan 100 tahun Jam Gadang, name sign tersebut juga diharapkan memperkuat identitas Jam Gadang sebagai ikon utama kota yang merekam jejak sejarah Bukittinggi dari masa ke masa. (red)
















