Sumbardaily.com – Pengusaha Insanul Fahmi secara terbuka mengakui telah menikah siri dengan selebritas Inara Rusli. Pernyataan tersebut disampaikan langsung dalam sebuah podcast yang dipandu oleh dr. Richard Lee dan tayang dalam beberapa waktu terakhir.
Pengakuan ini sontak menjadi perhatian publik karena Insan masih berstatus suami sah Wardatina Mawa berdasarkan pernikahan yang berlangsung sejak 2019.
Dalam tayangan podcast tersebut, Insan menguraikan kondisi rumah tangganya yang disebut sudah tidak harmonis sebelum memutuskan menikah lagi secara agama.
Ia menegaskan bahwa keputusan menikah siri tidak diambil secara terburu-buru, melainkan melalui proses emosional yang panjang.
Menurut Insan, konflik berkepanjangan dengan Mawa berdampak signifikan terhadap stabilitas psikologis dan kesehatannya. Ia menyebut tekanan mental yang dialaminya memenuhi sebagian besar keseharian, bahkan memengaruhi kinerjanya dalam menjalankan bisnis.
“Kita coba jalanin rumah tangga sampai ada konflik-konflik lain yang buat aku ngerasa di bisnisku jadi banyak rugi karena aku ngerasa capek sendiri, enggak tenang di rumah. Aku lebih banyak kerja, bikin bisnis, sibukin diri dari pagi sampai malam,” ungkapnya.
Tekanan itu, lanjut Insan, turut memicu masalah kesehatan hingga ia harus menjalani perawatan medis secara rutin.
“Seminggu bisa dua kali opname, seminggu sekali infus, kadang suntik vitamin. Aku sering mimisan tapi enggak pernah ngeluh. Salah satu bisnisku rugi sampai miliaran. Aku frustasi tapi enggak pernah bilang kalau aku enggak punya uang,” ujarnya.
Ketegangan rumah tangga juga membuat Insan memilih untuk lebih banyak menetap di Jakarta, sementara Wardatina Mawa dan anak mereka tinggal di Medan.
Keputusan tersebut, menurutnya, semakin memperlebar jarak emosional keduanya. Meskipun dihadapkan pada berbagai godaan lingkungan, ia mengklaim tetap berupaya menjaga diri.
“Teman-teman aku semua pada ngajak mabuk, ada beberapa cewek-cewek yang menawarkan diri tapi enggak aku gubris. Aku lebih sibukin diri, cuma aku makin ngerasa enggak punya tempat untuk pulang,” tuturnya.
Dalam masa penuh tekanan itu, Insan bertemu dengan Inara Rusli pada Juli 2025. Ia menyebut bahwa awalnya pertemuan tersebut hanya terkait urusan bisnis, namun hubungan keduanya berkembang secara emosional.
“Tadinya aku enggak kepikiran nikah sama Inara, pure bisnis demi Allah. Tapi aku melihat ada hal-hal yang selama ini aku butuhkan, kayak soal kelembutan,” jelasnya.
Insan juga menyampaikan bahwa sebelum menikahi Inara secara siri, ia merasa pernikahannya dengan Mawa telah berakhir secara agama.
“Aku bilang ke Inara kalau aku dan Mawa itu sudah cerai, talak dua. Setelah diskusi dengan pemuka agama, aku yakin itu sudah sah secara agama,” katanya.
Ia menegaskan bahwa keputusan menikah siri bukan didorong oleh nafsu, melainkan sebagai bentuk pencarian ketenangan emosional.
Meski demikian, pengakuan tersebut tidak meredakan polemik di tengah masyarakat. Justru pernyataan itu memperkuat dugaan perselingkuhan karena secara hukum negara ia masih suami sah Mawa.
Seiring berkembangnya isu ini, Wardatina Mawa diketahui telah melaporkan Insanul Fahmi serta Inara Rusli ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinahan.
Merespons kritik publik, Insan menyatakan bahwa tindakannya tidak dimaksudkan untuk menimbulkan luka bagi siapa pun. Baginya, pertemuan dengan Inara merupakan bagian dari perjalanan hidup yang dipenuhi tekanan.
Ia menutup keterangannya dengan menyiratkan kebutuhan akan dukungan emosional setelah mengalami beban psikologis yang berat selama bertahun-tahun. (red)
















