Hujan Deras Akibatkan Lalu Lintas Lumpuh di Pesisir Selatan

Sumbardaily.com, Pesisir Selatan - Bencana banjir yang menerjang Kenagarian Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, telah menciptakan situasi darurat yang sangat mengkhawatirkan pada malam ini.

Berdasarkan laporan resmi dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesisir Selatan pada Rabu (5/3/2024) yang dimulai pukul 20.30 WIB, kondisi arus lalu lintas di lokasi banjir praktis tidak dapat dilalui sama sekali.

Hal ini mengindikasikan tingkat kesulitan mobilitas yang sangat tinggi bagi warga setempat.

Kepala Satuan Lalu Lintas, AKP Aldy Lazzuardy langsung memimpin tim patroli untuk melakukan pemantauan dan pengaturan di area terdampak.

"Kegiatan patroli ini memiliki tujuan strategis untuk memastikan keamanan dan mengidentifikasi dampak terparah dari banjir terhadap infrastruktur transportasi," katanya.

Melalui pemantauan intensif, tim Satlantas berhasil mengonfirmasi bahwa arus lalu lintas di wilayah tersebut benar-benar terputus.

"Kondisi ini tidak hanya memengaruhi mobilitas penduduk, tetapi juga berpotensi mengganggu kegiatan ekonomi dan pelayanan publik di kawasan Kecamatan Koto XI Tarusan," katanya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri melewati area banjir.

"Risiko kecelakaan dan terseret arus sangat tinggi, sehingga keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dalam situasi darurat ini," kata Aldy.

Satlantas Polres Pesisir Selatan, katanya, terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk merumuskan strategi penanganan dan mitigasi dampak banjir.

Hingga laporan ini disusun, situasi di lokasi banjir masih dalam pengawasan ketat. Masyarakat diharapkan tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Rekomendasi sementara bagi warga adalah menghindari perjalanan di sekitar Kenagarian Duku, mempersiapkan kebutuhan logistik, dan selalu menjaga komunikasi dengan aparat setempat untuk informasi terkini.

"Pihak berwenang akan terus memperbarui informasi seiring perkembangan situasi di lapangan. Masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada dan mengutamakan keselamatan," imbuhnya. (red)

Baca Juga

Petugas BPBD bersama personel terkait mengevakuasi pohon tumbang yang menutup badan jalan di kawasan Simpang Haru, Kota Padang, saat hujan dan angin kencang melanda.
Cuaca Ekstrem Ancam Padang, Wali Kota Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Limapuluh Kota Masih Hadapi Pergerakan Tanah, Status Pemulihan Bencana Diperpanjang
Limapuluh Kota Masih Hadapi Pergerakan Tanah, Status Pemulihan Bencana Diperpanjang
Petugas BPBD Kota Padang bersama unsur terkait melakukan assessment di lokasi tanah terban yang merusak dapur rumah warga di Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan.
Cuaca Ekstrem Melanda Padang, Tanah Terban Hancurkan Dapur Rumah Buruh di Teluk Bayur
Petugas BPBD bersama tim gabungan membersihkan material longsor dan pohon tumbang yang menutup Jalan Raya Padang-Painan di Bungus Barat, Kota Padang.
Terseret Material Longsor di Jalan Padang-Painan, Sopir Pikap Alami Patah Kaki dan Trauma Dada
Persoalan Banjir di Padang Belum Tuntas, Pemko Alokasikan Rp110 Miliar untuk Drainase
Persoalan Banjir di Padang Belum Tuntas, Pemko Alokasikan Rp110 Miliar untuk Drainase
Petugas BPBD Kota Padang bersama warga membersihkan pohon tumbang yang menutupi jalan usai hujan deras dan angin kencang.
Cuaca Ekstrem di Padang Picu 19 Bencana dalam Sehari, Pohon Tumbang Timpa Rumah hingga Mobil