Hilang Selama Enam Hari di Perairan Mentawai, 2 Nelayan asal Pagai Selatan Ditemukan Selamat

Hilang Selama Enam Hari di Perairan Mentawai, 2 Nelayan asal Pagai Selatan Ditemukan Selamat

Operasi pencarian di laut oleh Tim SAR. (Dok. Basarnas)

Sumbardaily.com, Kepulauan Mentawai - Dua nelayan asal Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) yang sempat dilaporkan hilang selama hampir sepekan, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Keduanya, Jaswir Sababalan (32) dan Ruli (80), berhasil kembali ke Pelabuhan Nelayan Masabuk pada Jumat (7/11/2025) setelah operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dilakukan oleh Kantor SAR Mentawai.

Informasi mengenai hilangnya kedua nelayan tersebut pertama kali diterima petugas komunikasi Kantor SAR Mentawai pada Jumat pukul 10.45 WIB.

Pelapor bernama Yori Febrina melaporkan bahwa Jaswir dan Ruli berangkat melaut sejak Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 07.00 WIB menggunakan perahu bermesin 5 PK berwarna biru untuk mencari ikan di sekitar perairan Buriai.

Keduanya membawa bekal yang diperkirakan cukup untuk empat hari di laut. Namun hingga tanggal 7 November 2025, mereka belum juga kembali, sehingga keluarga memutuskan untuk melapor kepada pihak Kantor SAR Mentawai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Mentawai, Rudi langsung memerintahkan tim rescue untuk bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi area hilangnya nelayan.

Tim berangkat pukul 11.15 WIB dengan menggunakan Kapal Negara (KN) SAR Ramawijaya 240. Berdasarkan koordinat terakhir, lokasi pencarian berada pada titik 3°04’45.35” Lintang Selatan dan 100°29’39.21” Bujur Timur, atau sekitar 83 mil laut dari Dermaga Tua Pejat dengan arah radial 139,42 derajat.

"Perjalanan menuju titik koordinat diperkirakan memakan waktu sekitar tujuh jam. Kondisi cuaca saat itu dilaporkan kurang bersahabat. Hujan mengguyur sebagian perairan, sementara angin bertiup dengan kecepatan antara 5 hingga 10 knot dan tinggi gelombang mencapai 1–1,7 meter," katanya.

Namun, di tengah proses pencarian, kabar baik datang lebih cepat dari perkiraan. Sekitar pukul 13.45 WIB, tim SAR menerima informasi bahwa kedua nelayan yang dicari telah kembali dengan selamat ke Pelabuhan Nelayan Masabuk.

"Kami segera melakukan verifikasi dengan keluarga korban. Lima menit kemudian, tepat pukul 13.50 WIB, kebenaran informasi itu dikonfirmasi secara resmi, Jaswir dan Ruli sudah tiba di pelabuhan dan dalam keadaan sehat," katanya.

Setelah mendapat konfirmasi tersebut, KN SAR Ramawijaya 240 segera diarahkan untuk kembali ke Dermaga Tua Pejat. Kapal tiba di dermaga pada pukul 17.30 WIB dan dilanjutkan dengan proses debriefing serta evaluasi atas pelaksanaan operasi.

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur gabungan, antara lain personel dari Basarnas Mentawai, TNI Angkatan Laut, serta satuan Polisi Air dan Udara (Polair) Polres Kepulauan Mentawai.

Rudinmenyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kerja cepat dan koordinasi yang terjalin selama operasi berlangsung.

“Kami bersyukur kedua nelayan dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bertindak cepat dan sigap di lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca dan membawa alat komunikasi darurat sebelum berangkat melaut demi keselamatan bersama,” katanya.

Setelah seluruh tahapan operasi dinyatakan tuntas dan kedua korban dipastikan aman, kegiatan pencarian resmi ditutup pada pukul 17.50 WIB. Semua personel dari unsur gabungan kembali ke satuannya masing-masing.

Kantor SAR Mentawai, kata Rudi, juga menegaskan kembali pentingnya penggunaan alat komunikasi darurat, seperti radio VHF atau pelacak GPS.

"Agar proses pencarian dapat lebih cepat dilakukan jika terjadi kondisi darurat di laut," tuturnya. (adl)

Baca Juga

Kapal Mati Mesin di Perairan Mentawai, Operasi SAR Gabungan Dikerahkan Cari Tujuh Penumpang
Kapal Mati Mesin di Perairan Mentawai, Operasi SAR Gabungan Dikerahkan Cari Tujuh Penumpang
Clurit Diselipkan di Motor, Polisi Padang Amankan Nelayan Muda di Jalan Samudra
Clurit Diselipkan di Motor, Polisi Padang Amankan Nelayan Muda di Jalan Samudra
Tim SAR Gabungan Mentawai Evakuasi Balita yang Alami Sesak Nafas di Kapal
Tim SAR Gabungan Mentawai Evakuasi Balita yang Alami Sesak Nafas di Kapal
Tinggalkan Motor dan Pakaian, Seorang Nelayan Hilang di Padang Pariaman
Tinggalkan Motor dan Pakaian, Seorang Nelayan Hilang di Padang Pariaman
Kapal Mati Mesin, 3 WNA-1 WNI Sempat Terombang-ambing di Laut Mentawai Sebelum Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Kapal Mati Mesin, 3 WNA-1 WNI Sempat Terombang-ambing di Laut Mentawai Sebelum Dievakuasi Tim SAR Gabungan
BBM Satu Harga Dipacu, Terminal BBM Nias Utara Disiapkan Layani Nelayan dan UMKM
BBM Satu Harga Dipacu, Terminal BBM Nias Utara Disiapkan Layani Nelayan dan UMKM