Harga Bumbu Masakan di Padang Panjang Naik, Ini Pemicunya

Sumbardaily.com, Padang Panjang - Suasana Pasar Pusat Padang Panjang pada Senin (17/6/2024) terlihat lebih ramai dari hari-hari biasanya.

Peningkatan jumlah pengunjung ini disebabkan oleh tingginya permintaan bumbu masakan saat perayaan Hari Raya Idul Adha 2024.

Masyarakat berbondong-bondong membeli berbagai jenis bumbu untuk mengolah daging kurban yang mereka dapatkan.

Salah seorang pedagang bumbu di Pasar Pusat Padang Panjang, Hilmi Aziz mengungkapkan kelegaan atas tingginya permintaan bumbu masakan pada hari tersebut.

"Alhamdulillah, jumlah pembeli meningkat dari sebelumnya. Mereka membeli bumbu untuk memasak daging kurban yang mereka dapatkan di Hari Raya Idul Adha ini," ujarnya.

Aziz menjelaskan bahwa sejak hari sebelumnya, Minggu (16/6/2024), hingga sore hari pada Senin (17/6/2024) para pedagang bumbu masih sibuk melayani masyarakat yang membeli bumbu basah untuk mengolah daging kurban.

Meskipun beberapa harga bumbu mengalami kenaikan, namun hal tersebut tidak menyurutkan animo masyarakat untuk membeli keperluan memasak.

Salah satu jenis bumbu yang mengalami kenaikan harga adalah santan, yang dijual dengan harga Rp12.000 per kilogram.

Sementara itu, harga bumbu halus untuk 1 kilogram daging masih stabil di angka Rp5.000, begitu pula dengan bumbu mentahnya. Adapun cabai merah halus dijual dengan harga Rp70.000 per kilogram.

"Untuk harga bumbu-bumbuan memang sedikit naik dari sebelumnya, karena stok barang sudah mulai berkurang. Namun, masih bisa kami penuhi bagi masyarakat yang meminta bahan masakan," jelas Aziz.

Terkait pasokan bumbu masakan, Aziz menambahkan bahwa pihaknya mendapatkan suplai dari Pasar Busur dan juga dari Nagari Singgalang, Kabupaten Tanah Datar.

"Ini masih produk lokal Padang Panjang ditambah dari Nagari Singgalang, Kabupaten Tanah Datar," ungkapnya.

Tingginya permintaan bumbu masakan di Pasar Pusat Padang Panjang pada perayaan Idul Adha 2024 ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengolah dan menikmati daging kurban.

Dengan tersedianya berbagai jenis bumbu, masyarakat dapat memasak hidangan istimewa untuk merayakan momen religius tersebut bersama keluarga dan kerabat. (red)

Baca Juga

59 Warga Terima Bantuan ATENSI Padang Panjang, Ada Kursi Roda hingga Modal Usaha
59 Warga Terima Bantuan ATENSI Padang Panjang, Ada Kursi Roda hingga Modal Usaha
DPRD Padang Panjang Setujui Perubahan APBD 2026, Penyertaan Modal Rp26,64 Miliar Dibahas
DPRD Padang Panjang Setujui Perubahan APBD 2026, Penyertaan Modal Rp26,64 Miliar Dibahas
Jadi Kepala DLH Sumbar, Kuartini Deti Putri Masih Pegang Tugas Pj Sekdako Padang Panjang
Jadi Kepala DLH Sumbar, Kuartini Deti Putri Masih Pegang Tugas Pj Sekdako Padang Panjang
Bantuan Pangan 3 Bulan Disalurkan di Padang Panjang, 6.017 Keluarga Terima Beras
Bantuan Pangan 3 Bulan Disalurkan di Padang Panjang, 6.017 Keluarga Terima Beras
Tak Berhenti Belajar di Usia Senja, 80 Lansia Ikut Sekolah Lansia Padang Panjang
Tak Berhenti Belajar di Usia Senja, 80 Lansia Ikut Sekolah Lansia Padang Panjang
Masak Sambalado Tanak Pakai Kayu Bakar, Tradisi Minangkabau Hidup di Padang Panjang
Masak Sambalado Tanak Pakai Kayu Bakar, Tradisi Minangkabau Hidup di Padang Panjang