Sumbardaily.com, Padang - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi koordinator kegiatan Aksi Ramadan BUMN 2025 di Sumatera Barat (Sumbar) dengan menggelar berbagai kegiatan di Yayasan Pesantren Takhassus Dar El Iman, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Rabu (19/3/2025).
Kegiatan tersebut tidak hanya berupa penyerahan bantuan, tetapi juga melibatkan insan BUMN untuk bekerja bersama dalam semangat gotong royong.
Bantuan yang diserahkan mencapai total nilai Rp100 juta berupa uang tunai dan peralatan kebersihan serta perlengkapan salat.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program BUMN secara nasional, dengan BIM ditunjuk sebagai koordinator untuk wilayah Sumbar.
"Sebenarnya bukan hanya BIM, ini secara besar kegiatan ini skenario BUMN, tapi untuk di Sumbar, BIM ditunjuk sebagai koordinator sehingga kita menetapkan tempatnya ada di Yayasan Dar El Iman yang kebetulan memang banyak bergerak di bidang sosial dan pendidikan, ini yang perlu kita sentuh," ujar Dony.
Menurut Dony, pesan utama yang ingin disampaikan melalui kegiatan ini adalah menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang mulai memudar di masyarakat.
"Indonesia ini sebenarnya dasarnya adalah gotong royong, tapi akhir-akhir ini kan sudah mulai berkurang. Harapan kami dari insan BUMN itu adalah menumbuhkan kembali sifat gotong royong, untuk memiliki kepedulian kepada masyarakat kecil," katanya.
Kegiatan tersebut, katanya, melibatkan beberapa BUMN seperti Pelindo dan KAI, dengan BIM sebagai koordinator.
Para insan BUMN muda tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga turut bekerja di pesantren untuk menunjukkan dan ikut merasakan bagaimana semangat gotong royong dapat kembali tumbuh di masyarakat.
Persiapan Terminal Baru BIM Hadapi Arus Mudik
Selain mengoordinasikan kegiatan sosial, BIM juga tengah mempersiapkan diri menghadapi lonjakan penumpang pada musim mudik Lebaran 2025.
Dony mengungkapkan bahwa meskipun jumlah penumpang sempat mengalami penurunan selama bulan Ramadan, pihaknya telah mempersiapkan strategi untuk menghadapi arus mudik Idul Fitri.
"BIM itu di Ramadan 1446 Hijriah sangat prihatin kita di Indonesia, sehingga kondisi Ramadan ini memang penumpang sempat turun, tapi kami mempersiapkan hari besar di Hari Raya Idul Fitri nanti, karena pesawat dengan tujuan domestik Jakarta-Padang itu menduduki peringkat ketiga se-Indonesia," kata Dony.
Meskipun belum ada peningkatan signifikan jumlah penumpang, permintaan dari maskapai penerbangan untuk penerbangan tambahan (extra flight) sudah mulai masuk.
"Permintaan dari airlines untuk extra flight sudah ada, ini sudah masuk ke kami 14 (extra flight) dalam satu hari, penambahan penerbangan," jelas Dony.
Untuk mengimbangi lonjakan penumpang saat musim mudik, BIM akan mengoperasikan terminal baru pada Jumat (21/3/2025). Terminal tersebut akan melayani penerbangan domestik.
"Kondisi BIM ini kecil, sementara kami sudah mendirikan bangunan baru, tapi belum maksimal bisa kami operasikan. Untuk tahun ini kami mengambil momen sekaligus mewadahi teman-teman yang akan pulang ke Sumbar, kami akan mengoperasikan terminal tersebut, supaya pelayanan kami lebih maksimal kepada para pengguna jasanya," papar Dony.
Berdasarkan prediksi, puncak kedatangan penumpang diperkirakan akan terjadi pada tanggal 27 Maret 2025, meskipun masih bersifat tentatif.
"Prediksi kami kepadatan kedatangan itu tanggal 27 Maret 2025, masih tentatif, tapi bisa berubah, karena hari liburnya juga berubah, maju 3 hari, jadi kalau prediksi saat ini (puncak kedatangan) itu masih 26-27, masih kami perkirakan sebagai puncak. Dengan persiapan tersebut, kami berharap dapat memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke Sumbar pada Lebaran 2025 ini," tutur pria yang sebelumny bertugas di Banjarmasin tersebut. (red)















