Sumbardaily.com - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Floorball Indonesia Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam menyusun arah baru pengembangan olahraga floorball nasional.
Tidak hanya membahas agenda organisasi, kegiatan yang digelar pada Selasa (26/5/2026) juga menyoroti penguatan pembinaan atlet, peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga, hingga kesiapan penyelenggaraan event nasional dan internasional.
Rakernas yang dihadiri jajaran pengurus pusat, pengurus provinsi, serta perwakilan daerah dari berbagai wilayah Indonesia itu berlangsung aktif dan komunikatif.
Berbagai isu strategis dibahas untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga floorball agar mampu berkembang lebih kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pelaksana yang disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP AFI, Prof Dr Anton Komaini. Dalam laporannya, ia menegaskan bahwa Rakernas menjadi agenda strategis organisasi untuk mengevaluasi program kerja sebelumnya sekaligus merumuskan arah pengembangan Floorball Indonesia ke depan.
Menurutnya, penguatan koordinasi antara pengurus pusat dan daerah menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet, pengembangan kompetisi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan floorball nasional.
“Rakernas ini menjadi wadah untuk menyatukan visi, memperkuat komunikasi organisasi, serta menyusun program kerja yang terarah dan berkelanjutan demi kemajuan Floorball Indonesia,” katanya.
Selain menjadi forum evaluasi organisasi, Rakernas juga menjadi ruang konsolidasi nasional untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga yang lebih terstruktur.
Fokus tersebut dinilai penting mengingat perkembangan floorball di Indonesia membutuhkan dukungan organisasi yang solid dan memiliki arah kebijakan jangka panjang.
Ketua Umum PP AFI, Prof Ganefri secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi dan membangun sinergi antarpengurus di seluruh Indonesia guna memperluas perkembangan olahraga floorball.
Menurutnya, floorball memiliki peluang besar berkembang menjadi olahraga kompetitif apabila didukung program pembinaan yang konsisten, kompetisi yang berjenjang, serta kolaborasi yang kuat antara pengurus pusat dan daerah.
“Kita harus bersama-sama membangun organisasi yang aktif, solid, dan memiliki arah pembinaan yang jelas agar floorball Indonesia mampu berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Rakernas kemudian membahas sejumlah agenda strategis yang menjadi fokus pengembangan olahraga floorball nasional. Pembahasan tersebut meliputi evaluasi program kerja sebelumnya, penyusunan program kerja tahun 2026, penguatan organisasi daerah, pengembangan kompetisi nasional, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, hingga strategi pembinaan atlet usia dini dan prestasi.
Isu pembinaan atlet usia dini menjadi salah satu perhatian penting dalam forum tersebut. Peserta Rakernas menilai sistem pembinaan berkelanjutan menjadi kunci utama untuk menciptakan atlet floorball yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Selain itu, penguatan kualitas pelatih dan wasit juga menjadi bagian penting dalam pembahasan. Pengembangan sumber daya manusia dinilai berpengaruh besar terhadap peningkatan kualitas kompetisi dan pembinaan olahraga secara menyeluruh.
Diskusi berlangsung dinamis melalui sesi penyampaian masukan peserta dan pleno hasil pembahasan program kerja. Seluruh peserta menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung perkembangan floorball Indonesia melalui penguatan organisasi dan pembinaan yang lebih terarah.
Rakernas Floorball Indonesia 2026 juga menghadirkan dukungan besar dari kalangan akademisi dan perguruan tinggi.
Salah satu sorotan utama datang dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (FIK UNP) yang menyatakan kesiapan mendukung penyelenggaraan event floorball nasional maupun internasional.
Dukungan tersebut disampaikan Prof Dr Nurul Ihsan selaku Wakil Ketua I PP AFI sekaligus Dekan FIK UNP. Ia menyatakan kesiapan kampus dalam mendukung perkembangan olahraga floorball melalui fasilitas, sumber daya manusia, serta kolaborasi pengembangan olahraga prestasi dan akademik.
“FIK UNP siap menjadi penyelenggara dan memfasilitasi pelaksanaan event nasional maupun internasional floorball sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan olahraga ini di Indonesia,” ucapnya.
Kesiapan FIK UNP dinilai menjadi peluang besar dalam memperkuat ekosistem olahraga floorball nasional. Dukungan perguruan tinggi dianggap penting karena tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas olahraga, tetapi juga pengembangan ilmu keolahragaan, penelitian, hingga pembinaan atlet berbasis akademik.
"Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendukung perkembangan olahraga nasional melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan penyediaan sarana prasarana yang memadai," kata Ihsan.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari peserta Rakernas karena dinilai mampu membuka peluang lebih besar bagi pengembangan kompetisi dan penyelenggaraan event berskala nasional maupun internasional.
Sinergi antara PP AFI dan FIK UNP diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan atlet floorball Indonesia secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut juga dinilai dapat meningkatkan kualitas tata kelola organisasi olahraga agar lebih profesional dan kompetitif.
Tidak hanya dukungan kelembagaan, keterlibatan akademisi dalam kepengurusan organisasi floorball nasional juga menjadi perhatian dalam Rakernas tersebut. Sejumlah dosen Program Studi Kesehatan dan Rekreasi FIK UNP tercatat aktif berperan dalam kepengurusan PP AFI.
Melalui berbagai program yang telah dirumuskan, seluruh peserta berharap olahraga floorball Indonesia mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi serta memperkuat posisi Indonesia dalam kompetisi nasional maupun internasional pada masa mendatang. (*)
















