Sumbardaily.com, Padang – Persebaya Surabaya akhirnya mampu memecah kebuntuan setelah selalu bermain imbang melawan Semen Padang FC dalam empat pertemuan terakhir. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (19/9/2025) malam WIB, Bajul Ijo menang tipis 1-0 lewat gol tunggal sang kapten, Bruno Moreira, pada menit ke-78.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Persebaya karena mengakhiri catatan hasil imbang yang membelenggu setiap kali bertemu Kabau Sirah sejak era Liga 1 2017. Lebih dari itu, tiga poin yang diraih juga menjadi penegasan ambisi Persebaya untuk kembali bersaing di papan atas BRI Super League 2025/2026.
Laga Ketat Sejak Menit Awal
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Persebaya langsung tampil menekan meski tanpa gelandang kreatif mereka, Francisco Rivera. Namun, serangan yang dibangun anak asuh Eduardo Perez belum sepenuhnya terorganisasi dengan baik.
Semen Padang menunjukkan perlawanan dengan pertahanan rapat dan sesekali melancarkan serangan balik berbahaya. Beberapa peluang tercipta, tetapi hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor tetap 0-0.
Gol Penentu Bruno Moreira
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Persebaya meningkat. Gali Freitas menjadi motor serangan dengan akselerasinya di sisi sayap. Pada menit ke-78, ia berhasil melepaskan diri dari kawalan lawan sebelum mengirimkan umpan matang kepada Bruno Moreira. Dengan ketenangan, Moreira menuntaskan peluang itu menjadi gol kemenangan.
Setelah kebobolan, situasi semakin berat bagi Semen Padang. Ronaldo Kwateh mengalami cedera di menit-menit akhir, sementara tim tamu sudah kehabisan jatah pergantian pemain. Akibatnya, Kabau Sirah terpaksa bermain dengan 10 orang hingga laga usai.
Persebaya Naik ke Posisi Ketiga
Tambahan tiga poin membuat Persebaya naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan torehan sembilan poin dari lima laga. Sementara Semen Padang masih berkutat di posisi ke-14 dengan empat poin dari empat pertandingan. Situasi ini menambah tekanan bagi tim asuhan Delfi Adri untuk segera bangkit agar tidak terjebak di zona bawah.
Kemenangan atas Semen Padang juga menjadi momentum kebangkitan Persebaya setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Persib Bandung. Pekan depan, Bajul Ijo akan menghadapi Dewa United Banten FC, sementara Semen Padang harus bertandang ke markas Bali United FC.
Akhir Rekor Imbang
Pertemuan antara Persebaya dan Semen Padang selama empat laga terakhir di Liga 1 selalu berakhir imbang. Kemenangan ini memutus rekor tersebut sekaligus menegaskan kapasitas Moreira sebagai pembeda.
“Pertandingan berjalan ketat, tapi kami percaya pada kualitas tim. Gol Bruno sangat penting, dan kami bisa menjaga keunggulan hingga akhir,” kata pelatih Persebaya, Eduardo Perez, usai pertandingan.
Moreira Catat Gol ke-29
Gol ke gawang Semen Padang semakin menegaskan peran krusial Bruno Moreira bagi Persebaya. Pemain berusia 26 tahun itu kini sudah mencatatkan 29 gol dan 11 assist dari 96 penampilan di liga bersama Bajul Ijo. Jika terus bertahan, Moreira berpotensi menjadi salah satu legenda klub.
Catatan Clean Sheet
Selain kemenangan, Persebaya juga menorehkan clean sheet kedua musim ini. Sebelumnya, mereka juga mencatat hasil serupa saat bertandang ke markas Persita Tangerang. Konsistensi lini pertahanan menjadi modal penting dalam upaya Persebaya menjaga persaingan di papan atas BRI Super League.
Dengan kombinasi serangan yang semakin tajam dan pertahanan yang solid, Persebaya menunjukkan bahwa mereka siap menjadi pesaing serius dalam perburuan gelar musim ini. (red)
















