Efisiensi BBM KAI Divre II Sumbar Tembus 225 Ribu Liter, Begini Dampaknya ke Tarif Penumpang

Efisiensi BBM KAI Divre II Sumbar Tembus 225 Ribu Liter, Begini Dampaknya ke Tarif Penumpang

Kereta Api Pariaman Ekspres diserbu wisatawan di momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Dok. KAI Divre II Sumbar)

Sumbardaily.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) menunjukkan strategi berbeda dalam menjaga layanan transportasi publik tetap terjangkau. Sepanjang Triwulan pertama 2026, perusahaan ini mengandalkan efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi sebagai kunci utama operasional.

Langkah tersebut tidak hanya menjaga keberlanjutan layanan, tetapi juga berdampak langsung pada tarif yang tetap ramah di kantong masyarakat. Dalam periode Januari hingga Maret 2026, KAI Divre II Sumbar mencatat penggunaan BBM subsidi sebanyak 225.480 liter untuk melayani total 512.741 pelanggan.

Angka ini menunjukkan bahwa pengelolaan energi dilakukan secara terukur di tengah tantangan keterbatasan pasokan BBM. Optimalisasi tersebut menjadi strategi penting agar operasional kereta api tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas layanan.

Tidak sekadar efisiensi, penggunaan BBM subsidi ini juga menjadi bagian dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Dalam praktiknya, perusahaan memastikan setiap liter BBM digunakan secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.

Dengan tata kelola tersebut, KAI Divre II Sumbar berupaya memastikan bahwa subsidi yang diberikan pemerintah benar-benar memberi manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas harian.

Dukungan pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO) turut berperan besar dalam menjaga keterjangkauan tarif. Subsidi ini memungkinkan masyarakat tetap menikmati transportasi yang aman dan nyaman tanpa harus terbebani biaya tinggi.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, efisiensi BBM memiliki dampak signifikan terhadap biaya operasional perusahaan.

“Efisiensi energi yang kami lakukan berimplikasi pada biaya operasional yang lebih terkendali, sehingga tarif yang dikenakan kepada pelanggan tetap terjangkau. Di tengah keterbatasan BBM, kereta api hadir sebagai solusi mobilitas yang hemat, aman, dan dapat diandalkan,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Efisiensi ini dinilai cukup tinggi mengingat cakupan layanan KAI Divre II Sumbar meliputi rute jarak menengah seperti Padang-Naras pulang-pergi hingga KA Lembah Anai dengan relasi Padang-Kayu Tanam.

Dalam operasionalnya, BBM tidak hanya digunakan untuk menggerakkan lokomotif, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan listrik di dalam kereta. Mulai dari penerangan, pendingin udara, hingga fasilitas pengisian daya bagi penumpang bergantung pada sumber energi yang sama.

Artinya, satu jenis energi mampu menunjang berbagai aspek layanan sekaligus, sehingga efisiensi menjadi faktor krusial dalam menjaga performa operasional.

Lebih jauh, KAI Divre II Sumbar juga telah mengadopsi penggunaan Biosolar B40 pada seluruh armada diesel. Bahan bakar ini merupakan campuran 60 persen solar dan 40 persen biodiesel yang dinilai lebih ramah lingkungan.

“Penggunaan Biosolar B40 tidak hanya mendukung efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi dalam menekan emisi karbon. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI dalam mendukung target Net Zero Emission 2060,” kata Reza.

Selain efisiensi, penggunaan bahan bakar ini juga memiliki keunggulan dari sisi lingkungan karena lebih mudah terurai secara alami. Dampaknya, potensi pencemaran di sekitar jalur rel dapat ditekan.

Di sisi lain, KAI Divre II Sumbar juga mencatat penggunaan BBM non-subsidi sebesar 65.900 liter. BBM ini dialokasikan untuk kegiatan perawatan sarana dan prasarana, termasuk operasional alat kerja dan mesin perawatan jalur rel.

Perawatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga. Dengan demikian, efisiensi tidak hanya berfokus pada operasional perjalanan, tetapi juga pada aspek keamanan.

Melalui strategi pengelolaan energi yang terintegrasi, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang efisien dan berkelanjutan.

“Setiap penggunaan BBM subsidi harus tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. KAI akan terus menjadi tulang punggung transportasi publik yang tidak hanya efisien dan andal, tetapi juga berkelanjutan,” tuturnya. (*)

Baca Juga

COO Danantara Sentil Kepala Daerah di Sumbar: Investasi Jangan Cuma di Atas Kertas, Harus Padat Karya
COO Danantara Sentil Kepala Daerah di Sumbar: Investasi Jangan Cuma di Atas Kertas, Harus Padat Karya
Pemko Padang Kirim Delapan Siswa ke Sampoerna University, Dapat Double Degree hingga ke Amerika!
Pemko Padang Kirim Delapan Siswa ke Sampoerna University, Dapat Double Degree hingga ke Amerika!
Eksekusi Lahan Flyover Sitinjau Lauik Picu Polemik, Kaum Suku Jambak Protes Keras
Eksekusi Lahan Flyover Sitinjau Lauik Picu Polemik, Kaum Suku Jambak Protes Keras
Harga Emas Kamis 16 April 2026 Naik Tipis, Ini Daftar Lengkapnya
Harga Emas Kamis 16 April 2026 Naik Tipis, Ini Daftar Lengkapnya
Terdakwa Peredaran Sabu-sabu 47 Kilogram di Padang Dituntut Hukuman Mati
Terdakwa Peredaran Sabu-sabu 47 Kilogram di Padang Dituntut Hukuman Mati
Mobil Terjebak Banjir di Pasaman, Dua Warga Terseret Arus Sungai
Mobil Terjebak Banjir di Pasaman, Dua Warga Terseret Arus Sungai