Dukungan Psikososial Anak Jadi Fokus KKN Unand di Wilayah Terdampak Bencana

Sumbardaily.com, Padang – Upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga pada kesehatan mental masyarakat, terutama anak-anak sebagai kelompok rentan.

Hal inilah yang menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebencanaan Universitas Andalas (Unand) Kelompok Kapalo Koto 7 yang melaksanakan kegiatan dukungan psikososial dan pemulihan mental anak di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai respons atas dampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor yang melanda wilayah Lambung Bukit akibat tingginya intensitas curah hujan.

Selain merusak infrastruktur dan lingkungan permukiman, bencana tersebut turut meninggalkan dampak psikologis bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang mengalami situasi darurat secara langsung.

Kelompok KKN Kebencanaan Unand ini diketuai oleh Noufal Azhariyanto, mahasiswa Fakultas Hukum, dengan jumlah anggota sebanyak 23 orang. Seluruh rangkaian kegiatan berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Prof Ferdinal.

Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat menjadi bagian dari komitmen Unand dalam mendukung proses penanggulangan serta pemulihan pascabencana secara menyeluruh.

Noufal Azhariyanto menjelaskan bahwa dukungan psikososial dirancang untuk membantu anak-anak pulih secara emosional setelah mengalami peristiwa bencana yang cukup berat. Menurutnya, anak-anak membutuhkan ruang aman agar dapat kembali merasa nyaman dan percaya diri.

“Kami ingin menghadirkan suasana yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak, agar mereka bisa kembali tersenyum, berani berinteraksi, dan perlahan memulihkan rasa percaya diri mereka setelah peristiwa bencana,” ujar Noufal.

Ia menambahkan, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini bersifat edukatif sekaligus rekreatif. Metode tersebut dipilih agar proses pemulihan kesehatan mental dapat berlangsung secara alami, tanpa tekanan, dan sesuai dengan dunia anak-anak.

“Melalui kegiatan seperti mewarnai, eco-print, dan permainan kelompok, kami berharap anak-anak dapat mengekspresikan perasaan mereka dengan bebas, sekaligus membangun kembali semangat dan keceriaan,” tambahnya.

Berbagai aktivitas tersebut disusun dengan mempertimbangkan usia, kebutuhan psikologis, serta kondisi sosial anak-anak pascabencana. Secara keseluruhan, kegiatan dukungan psikososial ini melibatkan sekitar 100 anak dari Kelurahan Lambung Bukit.

Sementara itu, Prof Ferdinal menilai kegiatan KKN Kebencanaan ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran sosial yang penting bagi mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kepekaan dalam membaca kebutuhan masyarakat, terutama pada situasi darurat dan pascabencana.

“KKN Kebencanaan bukan hanya tentang hadir di lokasi bencana, tetapi bagaimana mahasiswa mampu membaca kebutuhan masyarakat dan memberikan intervensi yang tepat, termasuk pada aspek psikososial yang sering kali luput dari perhatian,” tutur Ferdinal.

Ia menegaskan bahwa aspek pemulihan mental memiliki peran penting dalam membangun kembali ketangguhan masyarakat. Dengan kondisi psikologis yang lebih stabil, anak-anak diharapkan dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik, termasuk dalam proses belajar dan bersosialisasi.

Dukungan psikososial yang diberikan mahasiswa KKN Kebencanaan Unand di Kelurahan Lambung Bukit diharapkan menjadi bagian dari proses pemulihan berkelanjutan.

Selain membantu anak-anak bangkit secara mental, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di masa mendatang. (red)

Baca Juga

Dosen Unand Ungkap Alasan Kakao Belum Maksimal Sejahterakan Petani Indonesia
Dosen Unand Ungkap Alasan Kakao Belum Maksimal Sejahterakan Petani Indonesia
Kearifan Lokal Minangkabau Didorong Jadi Fondasi Transisi Energi di Sumbar
Kearifan Lokal Minangkabau Didorong Jadi Fondasi Transisi Energi di Sumbar
Industri Halal dan Transformasi Digital Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi Umat
Industri Halal dan Transformasi Digital Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi Umat
Terkenal, Dipercaya atau Sekadar Viral? Pakar Unand Ungkap Bahaya Salah Menilai di Media Sosial
Terkenal, Dipercaya atau Sekadar Viral? Pakar Unand Ungkap Bahaya Salah Menilai di Media Sosial
Waspada Cuaca Ekstrem di Padang! Gelombang 2,5 Meter dan Angin Kencang Mengintai
Waspada Cuaca Ekstrem di Padang! Gelombang 2,5 Meter dan Angin Kencang Mengintai
Dokter Aisah Dahlan: Memahami Perkembangan Otak Bantu Orang Tua Mendidik Anak
Dokter Aisah Dahlan: Memahami Perkembangan Otak Bantu Orang Tua Mendidik Anak