Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menargetkan perluasan pelaksanaan Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) sebagai langkah memperkuat budaya konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi di tengah masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak nagari, sekolah, dan pasar sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman, H. John Kenedy Azis, saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program GERMAS SAPA yang diselenggarakan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Selasa (28/7/2026).
Dalam sambutannya, John Kenedy Azis menegaskan bahwa isu pangan saat ini tidak hanya berbicara mengenai kecukupan pasokan. Menurutnya, perhatian juga harus diberikan terhadap mutu, kandungan gizi, hingga aspek keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat setiap hari.
Ia menjelaskan, berbagai persoalan seperti kasus keracunan pangan, permasalahan gizi, serta percepatan penurunan angka stunting menjadi tantangan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
"Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat harus mendapatkan pangan yang tidak hanya cukup, tetapi juga aman, bermutu, dan bergizi. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan, kita optimistis kualitas kesehatan masyarakat juga akan semakin baik," ujar John Kenedy Azis.
Bupati menilai sinergi antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan BBPOM di Padang menjadi langkah strategis dalam meningkatkan perlindungan masyarakat terhadap pangan, obat, dan makanan yang aman untuk dikonsumsi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BBPOM di Padang yang telah menggagas pelaksanaan Program GERMAS SAPA di Kabupaten Padang Pariaman. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun sistem keamanan pangan yang lebih kuat di daerah.
Selain itu, John Kenedy Azis memberikan penghargaan atas terbentuknya kader serta Tim Keamanan Pangan yang telah hadir di nagari, sekolah, dan pasar. Keberadaan tim tersebut diharapkan mampu menjadi ujung tombak edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan yang aman.
Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya keamanan pangan, maka budaya hidup sehat juga akan semakin tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, Bupati turut meminta pemerintah nagari, pengelola pasar, dan pihak sekolah agar menjaga keberlangsungan Program GERMAS SAPA. Ia menekankan seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk memastikan penerapan prinsip keamanan pangan berjalan secara konsisten.
John Kenedy Azis juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, setiap pangan yang disajikan dalam program tersebut harus memenuhi standar keamanan pangan sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya peserta didik.
"Sekolah harus mampu menjamin tersedianya pangan yang aman bagi peserta didik. Demikian pula pasar sebagai penyedia bahan pangan harus menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan dalam setiap aktivitasnya," tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, John Kenedy Azis menegaskan bahwa perluasan Program GERMAS SAPA akan dilakukan secara bertahap. Saat ini implementasi program masih mencakup dua nagari, lima sekolah, dan satu pasar.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menargetkan jumlah tersebut terus bertambah sehingga semakin banyak nagari, sekolah, dan pasar yang menerapkan prinsip keamanan pangan secara berkelanjutan.
Ia berharap GERMAS SAPA tidak hanya menjadi program pemerintah, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang lahir dari kesadaran masyarakat.
"Kita ingin GERMAS SAPA menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari masyarakat. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kita dapat menciptakan lingkungan pangan yang lebih aman, sehat, dan berkualitas untuk mewujudkan generasi Padang Pariaman yang sehat dan unggul," pungkasnya.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program GERMAS SAPA tersebut turut dihadiri Kepala BBPOM Padang Irwan, PFM Ahli Muda BBPOM Padang Reni Sepriyanti, Asisten I Setdakab Padang Pariaman Rudy Rahmat, Kepala MAN Insan Cendekia Padang Pariaman Hendri Sakti Hoktovianus, para kepala organisasi perangkat daerah, camat, wali nagari, kepala sekolah, kepala pasar, serta tamu undangan lainnya. (*)
















