Dua Remaja Terseret Ombak di Pasaman Barat, Satu Masih Hilang

Dua Remaja Terseret Ombak di Pasaman Barat, Satu Masih Hilang

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang mengerahkan tim untuk melakukan pencarian terhadap seorang remaja yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (29/9/2025) sore. (Dok. Basarnas)

Sumbardaily.com, Pasaman Barat - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang mengerahkan tim untuk melakukan pencarian terhadap seorang remaja yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (29/9/2025) sore.

Kepala Kantor SAR Padang selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Abdul Malik, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 18.15 WIB dari Wali Nagari Ranah Pasisia, Dendi.

Dalam laporan disebutkan, dua orang remaja yang tengah mandi di pantai terseret ombak. Satu korban berhasil selamat, sementara seorang lainnya masih dalam pencarian.

“Korban bernama Farhan, 14 tahun, warga Sasak, dilaporkan hilang setelah terbawa arus. Sementara temannya, Nugi, 12 tahun, berhasil menyelamatkan diri,” kata Abdul Malik.

Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi menambahkan, bahwa warga setempat sempat berupaya melakukan pencarian hingga pukul 18.00 WIB, namun korban belum berhasil ditemukan. Atas permintaan masyarakat, tim SAR dikerahkan untuk membantu operasi pencarian.

“Lima personel Pos SAR Pasaman diberangkatkan pukul 18.27 WIB menuju lokasi kejadian dengan estimasi perjalanan darat sekitar 53 menit. Tim membawa perlengkapan pencarian air, perahu karet (LCR) bermesin, perlengkapan medis, serta komunikasi,” jelas Novi Yurandi.

Menurut Novi, jarak lokasi kejadian sekitar 24 kilometer garis lurus dari Pos SAR Pasaman atau 35 kilometer melalui jalur darat. Cuaca di sekitar lokasi saat operasi dilaporkan berawan dengan kecepatan angin mencapai 9 knot.

Ia menegaskan bahwa operasi pencarian akan dilanjutkan hingga korban ditemukan, dengan berkoordinasi bersama unsur terkait serta masyarakat setempat.

“Kami berharap kondisi cuaca tetap mendukung sehingga upaya pencarian berjalan lancar,” ujarnya. (adl)

Baca Juga

Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Padang memberikan pelatihan penggunaan software FET kepada peserta di SMP Adzkia Padang untuk menyusun jadwal pelajaran secara otomatis.
PNP Hadirkan Solusi Penjadwalan Otomatis di SMP Adzkia Padang Lewat Software FET
Kunjungi Jembatan Jaruai Bungus, Legislator Andre Rosiade Pastikan BBM Sumbar Tidak Langka
Kunjungi Jembatan Jaruai Bungus, Legislator Andre Rosiade Pastikan BBM Sumbar Tidak Langka
Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Padang Pariaman, Polisi Selidiki Penyebabnya
Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Padang Pariaman, Polisi Selidiki Penyebabnya
Wakil Direktur Utama Hutama Karya Tinjau Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Pastikan Progres Berjalan Optimal
Wakil Direktur Utama Hutama Karya Tinjau Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Pastikan Progres Berjalan Optimal
Lebih dari 1.200 WNI Dipulangkan dari Myanmar, DPR Desak Sindikat TPPO Dibongkar hingga Tuntas
Lebih dari 1.200 WNI Dipulangkan dari Myanmar, DPR Desak Sindikat TPPO Dibongkar hingga Tuntas
Fakta Baru Pembunuhan di Kuranji Padang Ungkap Pisau Sudah Disiapkan Sebelum Kejadian
Fakta Baru Pembunuhan di Kuranji Padang Ungkap Pisau Sudah Disiapkan Sebelum Kejadian