Sumbardaily.com - Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat menyiapkan strategi publikasi secara besar-besaran untuk mendukung kesuksesan Festival Rakyat 2026.
Ajang nasional yang akan berlangsung pada 9-20 Juli 2026 di Kota Padang tersebut tidak hanya diposisikan sebagai kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi sarana penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfotik Sumbar yang diwakili Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfotik Sumbar, Junaidi, setelah mengikuti rapat persiapan akhir Festival Rakyat 2026 di Makodam XX Tuanku Imam Bonjol, Padang, Kamis (2/7/2026).
Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan festival, Diskominfotik Sumbar akan mengoptimalkan seluruh sarana publikasi yang dimiliki. Strategi promosi dilakukan secara hibrida dengan memadukan media digital dan media luar ruang agar informasi mengenai festival dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
"Kami akan memaksimalkan seluruh aset media luar ruang, terutama jaringan videotron yang dikelola oleh Diskominfotik Sumbar. Fasilitas ini tersebar strategis, tidak hanya di sudut-sudut utama Kota Padang, tetapi juga di beberapa kabupaten dan kota lainnya di Sumatra Barat," ujar Junaidi.
Selain memanfaatkan videotron, Diskominfotik Sumbar juga menyiapkan berbagai materi promosi untuk kanal digital, terutama media sosial. Langkah tersebut dilakukan agar informasi mengenai Festival Rakyat 2026 dapat diterima seluruh lapisan masyarakat melalui konten yang menarik dan mudah dipahami.
"Selain itu, tim kami juga akan mematangkan rangkaian konten media sosial yang kreatif, dinamis, dan interaktif agar pesan serta esensi dari festival ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat," lanjut Junaidi.
Festival Rakyat 2026 dirancang menghadirkan berbagai aktivitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Salah satu agenda utamanya adalah kehadiran sedikitnya 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang akan menampilkan beragam produk unggulan khas Sumatera Barat.
Keikutsertaan ratusan UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui promosi dan pemasaran produk lokal dalam satu kegiatan berskala nasional.
Selain menjadi wadah bagi pelaku UMKM, Festival Rakyat 2026 juga menghadirkan agenda yang menyasar para pecinta olahraga. Pengunjung nantinya dapat mengikuti kegiatan nonton bareng pertandingan sepak bola Piala Dunia yang diselenggarakan secara gratis.
Kegiatan nobar tersebut terlaksana berkat dukungan fasilitas dari Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Sumatera Barat. Kehadiran agenda ini diharapkan memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang ingin menikmati pertandingan sepak bola dunia secara bersama-sama dalam suasana festival.
Festival Rakyat 2026 sendiri merupakan gerakan kolaboratif berskala nasional yang digagas oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Mengusung semangat kemanunggalan bersama rakyat, penyelenggaraan Festival Rakyat 2026 akan dilaksanakan secara serentak di 28 provinsi di Indonesia, termasuk Sumatera Barat. Melalui kolaborasi tersebut, festival diharapkan menjadi ruang yang mampu memperkuat keterlibatan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku usaha lokal dan partisipasi publik secara luas. (*)
















