Pemerintah Aljazair memecat Direktur Lembaga Televisi Publik (EPTV) Chabane Lounakel.
Pemecatan dilakukan sehari setelah penayangan berita Timnas Maroko mengalahkan Portugal 1-0 dan lolos ke semifinal Piala Dunia 2022.
Diduga kuat, pemecatan Lounakel ada hubungannya dengan penayangan berita tersebut.
Pasalnya, Pemerintah Aljazair memang melarang media setempat untuk memberitakan kemenangan Maroko di Piala Dunia 2022.
Hal ini dipicu karena perseteruan kedua negara selama beberapa dekade.
Baca Juga:
Guru di AS Kaya Mendadak Gegara Maroko Lolos ke Perempat Final
Pemerintah Aljazair mendukung Front Polisario, kelompok separatis yang menantang integritas dan kedaulatan wilayah Maroko atas Sahara Barat.
Pada Agustus 2021, Pemerintah Aljazair memutuskan hubungan dengan Maroko karena dipicu kebakaran hutan terjadi di wilayah Kabylia, sebelah utara Aljazair.
Dilansir dari Morocco World News, Rabu (13/12/2022), posisi Lounakel digantikan Nadir Boukabes.
Seperti diketahui, Maroko mengalahkan Portugal 1-0 dalam pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2022, Sabtu (10/12/2022).
Dengan kemenangan tersebut, Maroko melaju ke babak semifinal menghadapi Prancis, Rabu (14/12/2022). (ik)
















