Sumbardaily.com, Padang - Dua siswa Jurusan Keagamaan MAS Perguruan Islam Ar Risalah (PIAR), Kota Padang, berhasil mendapatkan beasiswa kuliah di Maroko. Mereka yaitu Abdel Haqqi dan Muhammad Wildan Syafardi.
Kepala MAS PIAR, Aslam Hadi, bersyukur atas raihan tersebut. Ia menjelaskan dua siswa tersebut termasuk ke dalam 50 penerima beasiswa dari seluruh Indonesia.
"Kalau dari Sumatera Barat, ada tujuh orang yang diterima, dua orang di antaranya adalah siswa kita. Beasiswa yang didapatkan adalah beasiswa penuh," ujarnya, Kamis (6/6/2024).
Aslam menerangkan pihaknya telah menerima informasi terkait siswa MAS PIAR yang mendapatkan beasiswa tersebut dari Direktorat jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Sebelumnya, untuk mendapatkan beasiswa, dua siswa tersebut ikut bersaing dengan ribuan pelamar lainnya dari seluruh Indonesia.
Tes yang mereka ikuti adalah ujian tulis dan wawancara. Proses seleksi sudah dimulai akhir Mei lalu, sedangkan pengumuman yang lulus beasiswa awal Juni ini.
"Alhamdulillah, dua siswa kita berhasil lulus. Ini sangat membanggakan. Apalagi proses seleksi penerima beasiswa kuliah di Maroko ini memang dikenal sangat sulit," ungkapnya.
Aslam menyampaikan dua siswa MAS PIAR yang lulus beasiswa kuliah di Marok tersebut termasuk siswa berprestasi di sekolah, hafiz Alquran, dan memiliki kemampuan bahasa Arab yang bagus.
Ia mengatakan ini bukan pertama kalinya siswa MAS PIAR diterima kuliah di luar negeri. Tiap tahunnya siswa MAS PIAR diterima kuliah di berbagai negara di Timur Tengah, seperti Maroko, Mesir, Arab Saudi, dan sebagainya.
"Pihak sekolah mendorong anak kita untuk bisa kuliah di kampus-kampus favorit, baik di dalam maupun di luar negeri. Kita punya program unggulan yaitu Sukses Perguruan Tinggi," sebutnya.
"Kita memberikan bimbingan belajar baik reguler maupun intensif ke siswa kita kelas XII. Di bimbel itu, siswa kita dibimbing bagaimana bisa tembus kampus favorit," imbuh Aslam.
Lebih lanjut, ia mengucapkan selamat kepada Haqqi dan Wildan. "Semoga yang dicita-citakan bisa tercapai. Semoga bisa penerus dakwah Islam di Ranah Minang atau Indonesia nanti," ucapnya. (red)
















