Cuaca Ekstrem Mematikan, Wagub Sumbar Saksikan Langsung Warga Bertahan di Tengah Banjir Bandang

Cuaca Ekstrem Mematikan, Wagub Sumbar Saksikan Langsung Warga Bertahan di Tengah Banjir Bandang

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy meninjau warga terdampak dan lokasi banjir di Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman pada Senin (24/11/2025) malam. (Dok. Humas VR)

Sumbardaily.com, Padang - Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) telah memicu banjir bandang dan longsor yang menimbulkan banyak korban serta kerusakan serius.

Di tengah situasi darurat tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Rusemy, turun langsung ke sejumlah titik terdampak untuk memastikan kondisi warga serta memantau penanganan di lapangan.

Kedatangannya dilakukan di tengah laporan meningkatnya jumlah korban, mulai dari rumah yang terendam hingga warga yang terpaksa mengungsi karena jalur evakuasi terputus.

Di setiap lokasi yang ia datangi, Wagub mendapati warga masih berupaya menyelamatkan dokumen penting dan barang-barang pribadi di tengah aliran air yang belum sepenuhnya surut.

Beberapa keluarga terlihat bertahan di lantai dua rumah, sementara sebagian lainnya menunggu giliran dievakuasi menggunakan perahu karet.

Situasi ini diperparah oleh intensitas hujan yang kembali meningkat sejak pagi, membuat warga berada dalam kondisi cemas dan kelelahan.

Vasko menyebut apa yang terjadi bukan sekadar gangguan cuaca, tetapi bencana besar yang membutuhkan respons cepat dan terukur. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama Pemprov Sumbar.

“Yang paling penting sekarang adalah memastikan tidak ada lagi korban,” ujarnya saat meninjau lokasi banjir yang merendam permukiman padat penduduk, Kamis (27/11/2025) malam.

Di tengah suasana yang penuh tekanan, Vasko menemukan satu hal yang menurutnya menjadi penopang utama, solidaritas warga dan relawan.

Relawan dari berbagai organisasi, komunitas, hingga kelompok warga setempat terlihat bekerja hampir tanpa jeda.

Mereka membantu mengevakuasi warga lanjut usia, menyalurkan makanan siap saji, hingga memeriksa kondisi warga yang terjebak di dalam rumah.

Beberapa relawan bahkan tetap bertahan di lokasi meski kondisi jalur menuju daerah terdampak dipenuhi material longsor.

Wagub mengatakan bahwa kehadiran relawan di titik-titik sulit menjadi penolong utama di situasi darurat ini. Ia menyaksikan langsung bagaimana mereka menembus arus banjir dan lumpur demi mengevakuasi warga.

“Saya melihat sendiri bagaimana mereka bekerja sebelum bantuan resmi tiba. Ini bentuk solidaritas yang luar biasa,” kata Vasko.

Pemprov Sumbar, kata Wagub, terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) aparat nagari, dan perangkat daerah untuk mempercepat proses penyaluran logistik serta evakuasi.

Di beberapa titik, akses baru bisa ditembus setelah alat berat dikerahkan untuk membersihkan longsoran.

Penanganan darurat disebutnya akan berlangsung intens mengingat banyaknya warga yang membutuhkan bantuan segera, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Vasko juga menekankan agar seluruh petugas dan relawan tetap mengutamakan keselamatan diri. Kondisi cuaca yang masih sulit diprediksi, termasuk potensi hujan deras lanjutan, membuat risiko bencana susulan tetap terbuka.

“Kita tidak boleh kehilangan fokus. Keselamatan semua orang adalah yang paling penting,” ujarnya.

Ia turut meminta pemerintah kabupaten dan kota meningkatkan kewaspadaan, memperkuat sistem informasi cepat, serta memastikan saluran komunikasi antara warga dan aparat berjalan lancar.

Dengan cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlanjut, ia menyebut langkah antisipasi menjadi kunci untuk mencegah korban tambahan dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak. (adl)

Baca Juga

Pemprov Sumbar Ungkap Kendala Distribusi BBM, Satu Barcode Dipakai Banyak Kendaraan Jadi Sorotan
Pemprov Sumbar Ungkap Kendala Distribusi BBM, Satu Barcode Dipakai Banyak Kendaraan Jadi Sorotan
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Bullying hingga Konten Negatif Jadi Latar Belakang Kasus MAN 3 Padang, Pemprov Sumbar Susun Rehabilitasi
Bullying hingga Konten Negatif Jadi Latar Belakang Kasus MAN 3 Padang, Pemprov Sumbar Susun Rehabilitasi
Hari Pertama Sekolah, Imbauan Ayah Antar Anak di Sumbar Disambut Antusias Orang Tua
Hari Pertama Sekolah, Imbauan Ayah Antar Anak di Sumbar Disambut Antusias Orang Tua
Waspada! Penipu Gunakan AI untuk Tiru Suara Wagub Sumbar Vasko Ruseimy dan Minta Transfer Uang
Waspada! Penipu Gunakan AI untuk Tiru Suara Wagub Sumbar Vasko Ruseimy dan Minta Transfer Uang
Harapan Korban Bencana Padang Pariaman Terwujud, Pembangunan 685 Huntap Resmi Dimulai
Harapan Korban Bencana Padang Pariaman Terwujud, Pembangunan 685 Huntap Resmi Dimulai