Cuaca Buruk di Padang, 2 Pohon Tumbang dalam Selang Waktu Satu Jam

Cuaca Buruk di Padang, 2 Pohon Tumbang dalam Selang Waktu Satu Jam

Petugas BPBD Padang mengevakuasi pohon tumbang pada Selasa (11/2/2025). (Foto: Dok. Pusdalops PB)

Sumbardaily.com, Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melaporkan dua kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem pada Selasa (11/2/2025).

Kedua insiden tersebut terjadi dalam rentang waktu satu jam di dua lokasi berbeda dan mengakibatkan kerusakan properti dengan total kerugian mencapai Rp7 juta.

Kejadian pertama terjadi pukul 07.55 WIB di RT 02 RW 02, Kelurahan Gunuang Sarik, Kecamatan Kuranji.

Sebuah pohon kelapa setinggi 15 meter dengan diameter 60 sentimeter menimpa rumah milik Susi Susanti (40), seorang ibu rumah tangga. Insiden ini mengakibatkan kerugian material sekitar Rp2 juta.

"Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Padang pagi ini menyebabkan pohon kelapa tersebut tidak mampu bertahan dan akhirnya tumbang menimpa rumah warga," kata Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.

Satu jam berselang, tepatnya pukul 08.55 WIB, insiden serupa terjadi di kawasan Rumah Sakit Aisyiyah yang berlokasi di Jalan Agus Salim, nomor 6, Kota Padang.

Dua pohon, yaitu pohon kedondong dan beringin dengan tinggi sekitar 15 meter dan diameter 70 sentimeter, tumbang dan menimpa pagar rumah sakit. Kejadian ini menimbulkan kerugian lebih besar, ditaksir mencapai Rp5 juta.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang di bawah komando Kepala Pelaksana dan Kepala Bidang KL segera diterjunkan ke kedua lokasi kejadian.

Mereka berhasil menuntaskan penanganan pohon tumbang di kedua lokasi tersebut dengan cepat dan efisien.

Meskipun kedua kejadian mengakibatkan kerugian material yang cukup signifikan, BPBD Kota Padang memastikan tidak ada korban jiwa dalam kedua insiden tersebut.

Hal tersebut tidak terlepas dari respons cepat tim BPBD Kota Padang dalam menangani situasi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem melanda. Warga juga diharapkan segera melaporkan ke BPBD Kota Padang jika menemukan pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan," tutur Hendri. (red)

Baca Juga

Personel BPBD Kota Padang bersama tim penanggulangan bencana melakukan evakuasi dan penanganan warga di tengah hujan lebat akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Kota Padang.
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Padang, Evakuasi Warga Mulai Dilakukan Tim SAR Gabungan
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Petugas BPBD Kota Padang memberikan materi edukasi kebencanaan kepada peserta didik baru saat pelaksanaan MPLS di salah satu sekolah di Kota Padang.
Edukasi Kebencanaan Masuk MPLS, BPBD Padang Bekali 425 Siswa Hadapi Gempa dan Tsunami
Tim SAR Gabungan mengevakuasi tiga pemuda yang sempat hilang kontak di kawasan Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kota Padang, pada Senin (6/7/2026) dini hari.
Sempat Putus Kontak Sejak Malam, Tiga Pemuda di Sungai Bangek Padang Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Petugas BPBD bersama personel terkait mengevakuasi pohon tumbang yang menutup badan jalan di kawasan Simpang Haru, Kota Padang, saat hujan dan angin kencang melanda.
Cuaca Ekstrem Ancam Padang, Wali Kota Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni