Sumbardaily.com - Jalan nasional Sei Dareh–Junction (Koto Baru), Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mendapat penanganan preservasi sepanjang 19,35 kilometer. Pekerjaan yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat ini mencakup rehabilitasi minor, rehabilitasi mayor, hingga rekonstruksi jalan.
Dikutip dari unggahan Instagram BPJN Sumatera Barat yang dicuplik pada Kamis (22/10/2026), preservasi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kondisi jalan nasional agar tetap mantap, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
“Pekerjaan Preservasi Jalan Sei Dareh–Junction (Koto Baru) sepanjang 19,35 kilometer,” demikian keterangan BPJN Sumatera Barat dalam unggahannya.
Penanganan jalan tersebut dibagi menjadi tiga jenis pekerjaan dengan panjang yang berbeda. Rehabilitasi minor mencakup 2,10 kilometer, rehabilitasi mayor sepanjang 11,80 kilometer, sedangkan rekonstruksi dilakukan pada ruas sepanjang 5,45 kilometer.
Rehabilitasi mayor menjadi bagian terpanjang dari keseluruhan pekerjaan preservasi tersebut. Penanganan ini ditujukan untuk memperbaiki kerusakan yang lebih signifikan dibandingkan kerusakan ringan yang ditangani melalui rehabilitasi minor.
Sementara itu, rekonstruksi dilakukan pada bagian jalan yang membutuhkan penanganan lebih menyeluruh. Setiap jenis pekerjaan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan teknis pada masing-masing segmen jalan.
BPJN Sumatera Barat menjelaskan bahwa preservasi jalan diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan infrastruktur jalan nasional. Upaya ini diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat, memperlancar perjalanan pengguna jalan, serta mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa.
“Melalui kegiatan ini, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Sumatera Barat berupaya meningkatkan kualitas layanan infrastruktur jalan nasional,” demikian keterangan BPJN Sumatera Barat.
Peningkatan kualitas jalan juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat konektivitas antarwilayah. Infrastruktur jalan yang terpelihara menjadi salah satu penunjang mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa.
Meski demikian, pengguna jalan tetap perlu memperhatikan keselamatan selama pekerjaan preservasi berlangsung. Pengendara yang melintasi area pekerjaan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Kehati-hatian pengguna jalan diperlukan untuk menjaga keselamatan dan membantu kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.
Melalui preservasi Jalan Sei Dareh–Junction (Koto Baru) sepanjang 19,35 kilometer, BPJN Sumatera Barat berharap kondisi jalan nasional semakin baik dan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Penanganan yang mencakup rehabilitasi minor, rehabilitasi mayor, dan rekonstruksi tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran perjalanan, aktivitas ekonomi, serta konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat. (*)
















