BMKG Padang Panjang Catat 23 Gempa Bumi di Sumbar, Dua Dirasakan Warga

BMKG Padang Panjang Catat 23 Gempa Bumi di Sumbar, Dua Dirasakan Warga

Ilustrasi Gempa Bumi (Foto: Freepik)

Sumbardaily.com, Padang – Aktivitas Gempa Bumi di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) dalam sepekan terakhir terpantau cukup intens. Stasiun Geofisika Kelas I BMKG Padang Panjang mencatat sebanyak 23 kejadian gempa sepanjang periode 13–19 Februari 2026.

Berdasarkan informasi yang diunggah melalui media sosial resmi BMKG Padang Panjang, seluruh gempa yang tercatat terjadi di wilayah PGR VI dan dipengaruhi oleh aktivitas pergerakan lempeng di zona subduksi serta aktivitas Sesar Sumatera.

Dari total 23 kejadian tersebut, terdapat dua gempa yang dirasakan masyarakat dengan intensitas II–III MMI.

Dua Gempa Dirasakan, Magnitudo Terbesar M5,1

Rincian kejadian yang dirasakan warga terjadi pada Minggu, 15 Februari 2026 pukul 13.14.43 WIB dengan magnitudo 4,8. Episenter gempa berada pada koordinat 4,28° LS dan 102,39° BT atau sekitar 30 kilometer barat daya Seluma, Bengkulu, dengan kedalaman 39 kilometer.

Gempa tersebut dirasakan dengan intensitas III MMI di Kota Bengkulu dan Bengkulu Tengah. Sementara di Kepahiang dirasakan pada skala II–III MMI, serta II MMI di Arga Makmur.

Sehari berselang, Senin, 16 Februari 2026 pukul 13.00.40 WIB, gempa bermagnitudo 5,1 kembali tercatat. Lokasinya berada di 0,52° LS dan 99,16° BT atau sekitar 99 kilometer barat daya Agam, Sumbar, dengan kedalaman 59 kilometer.

Getaran gempa ini dirasakan III MMI di Agam, Pasaman Barat, Padang Panjang dan Kepulauan Mentawai. Sedangkan II MMI dirasakan di Bukittinggi, Padang, dan Pariaman.

Mayoritas Gempa Bermagnitudo di Bawah 5

Dalam statistik yang dipublikasikan, dari 23 kejadian gempa bumi tersebut, sebanyak 14 gempa memiliki magnitudo kurang dari 3. Kemudian 9 gempa berada pada rentang magnitudo 3 hingga kurang dari 5. Tidak tercatat gempa dengan magnitudo di atas 5 dalam periode ini.

BMKG mencatat magnitudo maksimum selama periode tersebut mencapai 5,0 dan magnitudo minimum 2,0.

Didominasi Gempa Dangkal

Berdasarkan kedalaman, sebanyak 21 gempa tergolong gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer. Sementara dua gempa berada pada kedalaman 60–300 kilometer. Tidak terdapat gempa dengan kedalaman lebih dari 300 kilometer.

Adapun kedalaman maksimum tercatat 85 kilometer dan kedalaman minimum 2 kilometer.

BMKG Padang Panjang menegaskan bahwa aktivitas gempa yang terjadi di wilayah Sumbar tersebut berkaitan dengan dinamika zona subduksi dan aktivitas Sesar Sumatera. Data ini menjadi gambaran kondisi kegempaan terkini di wilayah tersebut selama sepekan terakhir. (pooke)

Baca Juga

Kisah Hafiz Sumbar di MTQN 2026, Muslim Hafal 30 Juz Sejak Usia 10 Tahun
Kisah Hafiz Sumbar di MTQN 2026, Muslim Hafal 30 Juz Sejak Usia 10 Tahun
Daffa Hadaya Hafal 30 Juz, Tak Bisa Melihat Sejak Lahir Kini Wakili Sumbar di MTQ Nasional
Daffa Hadaya Hafal 30 Juz, Tak Bisa Melihat Sejak Lahir Kini Wakili Sumbar di MTQ Nasional
Trase Tol Sicincin-Bukittinggi Terbaru: Exit di Pasar Amor, Kubang Putih Tak Lagi Dilewati
Trase Tol Sicincin-Bukittinggi Terbaru: Exit di Pasar Amor, Kubang Putih Tak Lagi Dilewati
Gempa bumi M6,5 mengguncang laut timur laut Kepulauan Seribu dan dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia.
Kepulauan Seribu Jakarta Diguncang Gempa, Getarannya Dirasakan di Padang dan Sejumlah Daerah
Potensi Hujan Lebat di Sumbar 11-13 September, Warga Diminta Waspada
Potensi Hujan Lebat di Sumbar 11-13 September, Warga Diminta Waspada
ISPU PM2,5 Sumbar Fluktuatif hingga Sangat Tidak Sehat, Pemprov Keluarkan Arahan untuk Daerah
ISPU PM2,5 Sumbar Fluktuatif hingga Sangat Tidak Sehat, Pemprov Keluarkan Arahan untuk Daerah