Sumbardaily.com, Padang - Ramadan 1447 Hijriah di Kota Padang bukan hanya diwarnai kegiatan ibadah, tetapi juga pergerakan ekonomi warga yang tumbuh dari lingkungan perumahan.
Momentum itu terlihat saat pelaksanaan Bazar Mom’s BBI dan peninjauan Pesantren Ramadan 1447 Hijriah oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, Minggu (1/3/2026) siang.
Dalam satu rangkaian kegiatan di kawasan Bukit Belimbing Indah (BBI), Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Fadly Amran melihat langsung bagaimana geliat ekonomi masyarakat berjalan beriringan dengan penguatan pendidikan keagamaan anak-anak.
Bazar Mom’s BBI yang digelar di Jalur Dua Gerbang Utama Perumahan BBI menjadi titik awal kunjungan tersebut. Kegiatan yang telah memasuki tahun kedua ini menghadirkan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako dengan harga terjangkau, produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pakaian layak guna, pembagian takjil, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Wali Kota Padang mengapresiasi pelaksanaan bazar tersebut. Ia menilai kegiatan ini mencerminkan partisipasi aktif masyarakat dalam menggerakkan roda ekonomi lingkungan sekaligus memperkuat silaturahmi selama bulan suci.
“Indonesia dikenal sebagai salah satu negara paling dermawan di dunia, karena potensi sedekah, wakaf, dan gotong royong yang luar biasa. Untuk itu kami berharap kegiatan serupa seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya di Kota Padang,” ujarnya.
Tak hanya soal ekonomi, Fadly Amran juga menyoroti komitmen warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menyebutkan, pada Februari 2026, Kota Padang meraih peringkat delapan terbaik nasional dalam pengelolaan sampah dan kembali menerima Sertifikat Adipura.
Menurutnya, capaian tersebut harus dijaga melalui partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah Kota (Pemko) Padang, katanya, telah menggulirkan lomba kebersihan setiap tiga bulan melalui program unggulan Padang Rancak.
“Pemko Padang juga telah menggulirkan lomba kebersihan setiap tiga bulan melalui program unggulan Padang Rancak. Saya mengajak Bapak dan Ibu untuk terus berpartisipasi mengikuti lomba tersebut demi menjaga lingkung,” katanya.
Ketua Panitia Bazar Mom’s BBI, Tanti Fauliza, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Pelaksanaan bazar dilakukan selama satu hari dengan dukungan sejumlah pihak, seperti Bank Syariah Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), PT Semen Padang serta Pemko Padang.
“Bazar ini lahir dari semangat kepedulian terhadap masyarakat. Kami mengadakannya selama satu hari dengan dukungan berbagai pihak seperti Bank Syariah Indonesia, Indosat Ooredoo, PT Semen Padang, serta Pemerintah Kota Padang,” katanya.
Pesantren Ramadan 1447 Hijriah: 20 Tahun Konsisten Cetak Generasi Religius
Usai menghadiri Bazar Mom’s BBI, Fadly Amran melanjutkan peninjauan ke Musala Al-Kautsar di Kompleks Bukit Belimbing Indah, Villa Mahameru Indah, yang lokasinya tidak jauh dari area bazar.
Di lokasi tersebut, ia mendapati para peserta tengah menjalani praktik salat. Sebanyak 39 anak, gabungan murid SD dan SMP, tercatat mengikuti Pesantren Ramadan 1447 Hijriah di musala tersebut.
Fadly Amran menyampaikan bahwa pelaksanaan Pesantren Ramadan di Kota Padang telah berlangsung selama 20 tahun.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pengurus musala dan panitia yang terus konsisten menjalankan program keagamaan tersebut.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan Pesantren Ramadan ini, karena saya melihat langsung adanya praktik salat. Ini memang menjadi penekanan kita sewaktu launching maupun membuka pelaksanaan Pesantren Ramadan tahun ini,” ujar Fadly Amran.
Ia menegaskan bahwa Pesantren Ramadan merupakan bagian dari komitmen Pemko Padang dalam memperkuat program unggulan (Progul) Smart Surau.
Program tersebut mencakup Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, revisi kurikulum MDTA/MDTW, serta penyediaan ruang pembelajaran digital dan WiFi gratis.
Data yang disampaikan menunjukkan perkembangan signifikan dalam pelaksanaan Subuh Mubarakah.
“Alhamdulillah, saat ini program Subuh Mubarakah telah berjalan dengan sangat baik. Hampir 60 ribu dari 90 ribu siswa kita sekarang sudah melaksanakan salat Subuh di masjid dan musala. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap masjid dan membentuk generasi yang religius,” katanya.
Kunjungan tersebut memperlihatkan satu benang merah antara penguatan ekonomi masyarakat melalui Bazar Mom’s BBI dan pembinaan karakter generasi muda lewat Pesantren Ramadan 1447 Hijriah.
Di satu sisi, warga didorong mandiri secara ekonomi dan peduli sosial. Di sisi lain, anak-anak diperkuat nilai spiritualnya melalui praktik ibadah langsung di musala.
Ramadan 1447 Hijriah di Padang pun tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih, berdaya dan religius. (red)
















