Baju Kurung Basiba Bergaya Kasual, Karya Putty Kasih Asyifa Juara di Lomba Desain Muslimah

Baju Kurung Basiba Bergaya Kasual, Karya Putty Kasih Asyifa Juara di Lomba Desain Muslimah

Kreasi Baju Kurung Basiba bergaya kasual karya Putty Kasih Asyifa asal Agam sukses raih Juara I Lomba Desain Busana Muslimah Sumbar. (Foto: Istimewa)

Sumbardaily.com, Agam — Prestasi membanggakan kembali diraih generasi muda Kabupaten Agam. Desainer muda berbakat, Putty Kasih Asyifa, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara I dalam ajang Lomba Desain Busana Muslimah “Baju Kurung Basiba Modifikasi dalam Balutan Casual Moslem” tingkat Sumatera Barat (Sumbar).

Kompetisi bergengsi yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumbar itu berlangsung di Padang, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini menjadi panggung penting bagi desainer muda dari berbagai daerah di Sumbar untuk menampilkan karya inovatif yang memadukan kearifan lokal Minangkabau dengan gaya busana modern yang tetap selaras dengan nilai-nilai islami.

Harmoni Tradisi dan Modernitas

Karya rancangan Putty Kasih Asyifa berhasil memukau dewan juri berkat keunikan konsep yang diusung. Ia menghadirkan baju kurung basiba dengan sentuhan modifikasi kasual yang menampilkan karakter elegan sekaligus dinamis.

Perpaduan desain modern dengan unsur adat Minangkabau terlihat harmonis, menunjukkan kemampuan Putty mengolah tradisi menjadi tren yang relevan bagi generasi muda muslimah masa kini.

Keberhasilan Putty tidak hanya menunjukkan kepekaan artistik, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap filosofi busana tradisional Minangkabau.

Karyanya menonjol karena tetap mempertahankan identitas baju kurung basiba—busana yang sarat makna budaya dan religius—tanpa kehilangan sisi praktis dan modernitas yang digemari kalangan muda.

Apresiasi dari Dekranasda Sumbar

Sekretaris Dekranasda Provinsi Sumbar Yenti memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, khususnya kepada kontingen Kabupaten Agam. Dalam sambutannya, Yenti menyampaikan kebanggaan atas semangat dan kreativitas generasi muda Sumbar yang terus berinovasi dalam melestarikan budaya lokal melalui dunia fashion.

“Kami sangat bangga melihat karya anak muda yang mampu mengangkat kekayaan budaya daerah dengan tampilan yang modern dan berkelas. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi desainer lainnya untuk terus berkarya,” ujar Yenti.

Menurut Yenti, ajang seperti ini menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan industri fashion daerah yang berakar pada budaya lokal namun mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Wadah Kreativitas Generasi Muda

Lomba desain yang diikuti para desainer muda dari seluruh kabupaten dan kota di Sumbar ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga ruang edukasi dan apresiasi terhadap kreativitas anak bangsa. Melalui kegiatan ini, Dekranasda Sumbar ingin menumbuhkan semangat kolaboratif antara seni tradisi dan inovasi modern, khususnya dalam bidang busana muslimah.

Prestasi Putty Kasih Asyifa menjadi bukti bahwa potensi kreatif generasi muda Agam sangat besar. Karya inovatifnya turut memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai salah satu daerah yang kaya dengan potensi fashion berbasis budaya.

Selain memperkenalkan baju kurung basiba kepada khalayak yang lebih luas, keberhasilan ini juga menjadi dorongan moral bagi desainer muda lainnya untuk terus mengembangkan karya yang berakar dari budaya sendiri.

Dengan prestasi ini, Kabupaten Agam semakin dikenal sebagai salah satu daerah yang mampu melahirkan talenta muda berdaya saing di bidang mode. Putty Kasih Asyifa menjadi representasi nyata bagaimana tradisi bisa bertransformasi menjadi inspirasi bagi fashion muslimah masa depan. (red)

Baca Juga

Jelang Lawan Arema FC, Semen Padang Lepas Ronaldo Kwateh dan Febrian Triyanto
Jelang Lawan Arema FC, Semen Padang Lepas Ronaldo Kwateh dan Febrian Triyanto
Meriam Tua di Indarung: Jejak Sunyi Perang dan Ingatan Sejarah di Padang
Meriam Tua di Indarung: Jejak Sunyi Perang dan Ingatan Sejarah di Padang
Darurat Narkoba di Sumbar, Polisi Serukan Peran Keluarga dan Nilai Agama
Darurat Narkoba di Sumbar, Polisi Serukan Peran Keluarga dan Nilai Agama
Kata Bupati Padang Pariaman Soal Pembebasan Lahan Tol Sicincin–Bukittinggi
Kata Bupati Padang Pariaman Soal Pembebasan Lahan Tol Sicincin–Bukittinggi
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Tembus Rp25,23 Triliun
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Tembus Rp25,23 Triliun
Perbankan hingga Fintech Menguat, Sektor Jasa Keuangan Sumbar Catat Tren Positif
Perbankan hingga Fintech Menguat, Sektor Jasa Keuangan Sumbar Catat Tren Positif