Sumbardaily.com, Padang - Kebakaran melanda salah satu los ikan di Pasar Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin malam (15/2/2025).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.49 WIB tersebut berhasil ditangani dengan cepat oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang.
Menurut keterangan saksi mata, Dediza Efendri (52), api mulai terlihat dari salah satu los ikan di dalam pasar. Ia kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
"Saya melihat ada asap yang keluar dari los ikan, kemudian api mulai membesar. Saya langsung menghubungi petugas damkar," ujar pria yang bekerja sebagai karyawan honorer tersebut.
Merespons laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat.
Hanya dalam waktu satu menit setelah menerima laporan pada pukul 20.49 WIB, tim pemadam kebakaran segera berangkat ke lokasi kejadian.
Unit pemadam tiba di lokasi pada pukul 20.53 WIB dan berhasil memadamkan api sekitar 19 menit kemudian, tepatnya pukul 21.12 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan tiga unit mobil pemadam dengan total 60 personel ke lokasi.
"Kami menerjunkan tiga unit mobil damkar dengan 60 personel untuk mengatasi kebakaran ini," jelasnya.
Kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 20 juta. Los ikan milik Armen Junaidi (48), pedagang di Pasar Lubuk Buaya, mengalami kerusakan parah dengan luas area terbakar sekitar 5 x 10 meter persegi.
Meskipun api berhasil dipadamkan, petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Tim pemadam kebakaran juga berhasil menyelamatkan bangunan pasar lainnya yang diperkirakan bernilai sekitar Rp 1 miliar.
Lokasi kebakaran yang berada di pinggir jalan protokol dan kondisi akses yang sempit sempat menyulitkan petugas damkar.
Namun berkat kedatangan yang cepat dan penanganan yang tepat, api tidak sempat menjalar ke area pasar lainnya yang diperkirakan seluas 50 x 50 meter persegi.
Pasca kebakaran, petugas tetap berjaga di lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan dapat memicu kebakaran susulan.
Sementara itu, pemilik los ikan yang terbakar, Armen Junaidi, masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab kebakaran.
Budi Payan mengimbau kepada seluruh pedagang di pasar untuk selalu waspada dan memperhatikan instalasi listrik serta memastikan semua peralatan elektronik dalam kondisi mati saat meninggalkan tempat usaha.
"Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran keselamatan kebakaran terutama di area pasar tradisional yang umumnya memiliki tingkat kepadatan tinggi dan bangunan yang berdekatan," pungkasnya. (red)
















