Api Lahap Dua Rumah di Kuranji Padang, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

Api Lahap Dua Rumah di Kuranji Padang, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

Personel Damkar Padang memadamkan api yang melahap rumah di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Minggu (8/9/2024) sore. (Foto: Dok. Diskominfo Padang)

Padang, Sumbardaily.com - Peristiwa kebakaran hebat mengguncang kawasan pemukiman di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Minggu (8/9/2024) sore.

Kejadian yang bermula dari sebuah gudang kapas ini dengan cepat menjalar ke bangunan sekitar, mengakibatkan kerusakan signifikan dan kerugian material yang tidak sedikit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.38 WIB di Jalan Tui, Kelurahan Kuranji.

Api yang berasal dari gudang kapas dengan cepat menyebar ke area sekitar, melahap dua unit rumah warga dan satu sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi kejadian.

Novira, salah seorang saksi mata, menuturkan kronologi awal terjadinya kebakaran. "Awalnya terlihat asap tebal yang keluar dari gudang kapas. Tidak lama kemudian, api menjalar dengan cepat ke rumah di sebelahnya. Bahkan sepeda motor yang diparkir di depan rumah pun ikut terbakar," ujarnya.

Menyaksikan situasi yang semakin gawat, warga setempat segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang. Merespons laporan tersebut, pihak Damkar langsung mengerahkan armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Kabid Operasi dan Sarana Prasarana (Sarpras) Damkar Kota Padang, Rinaldi, memaparkan bahwa pihaknya mengirimkan 7 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 75 personel ke lokasi.

"Tim kami bekerja keras dan berkoordinasi dengan baik. Alhamdulillah, setelah upaya pemadaman selama kurang lebih satu jam, api berhasil dipadamkan," jelasnya.

Meski demikian, kerugian akibat kebakaran ini tidak dapat dihindari. Dua unit rumah warga beserta isinya hangus terbakar, ditambah satu unit sepeda motor yang ikut menjadi korban amukan si jago merah. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Rinaldi menambahkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. "Kami belum bisa memastikan faktor pemicu kebakaran ini. Tim investigasi kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebabnya," tuturnya.

Sehubungan dengan kejadian ini, Rinaldi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

"Kami mengimbau warga untuk memastikan instalasi listrik terawat dengan baik, menghindari penyimpanan barang-barang mudah terbakar di tempat yang rawan, serta segera melaporkan jika ada tanda-tanda kebakaran," pesannya. (fru)

Baca Juga

Kisah Ulya Kireina Halim, Siswi Padang Panjang yang Lolos Paskibraka Nasional
Kisah Ulya Kireina Halim, Siswi Padang Panjang yang Lolos Paskibraka Nasional
Kementerian Haji Buka Seleksi Petugas Kesehatan Haji 2027, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kementerian Haji Buka Seleksi Petugas Kesehatan Haji 2027, Cek Syarat dan Jadwalnya
Gempa bumi magnitudo 5,8 di Nias Selatan terasa hingga Kota Padang dan sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Selasa 18 Agustus 2026.
Gempa Magnitudo 5,8 Terasa di Padang dan Sejumlah Wilayah Sumbar, BMKG Pastikan tak Berpotensi Tsunami
148 Juta Orang Sudah Bekerja, Menaker Dorong Pasar Kerja Makin Adaptif
148 Juta Orang Sudah Bekerja, Menaker Dorong Pasar Kerja Makin Adaptif
Evaluasi UNESCO Dimulai, Ranah Minang Silokek Sumbar Diuji Menuju Geopark Dunia
Evaluasi UNESCO Dimulai, Ranah Minang Silokek Sumbar Diuji Menuju Geopark Dunia
Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp819,44 Triliun, Nasib Guru Jadi Sorotan
Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp819,44 Triliun, Nasib Guru Jadi Sorotan