Sumbardaily.com – Keputusan PSP Padang tidak membawa Carel Syadef ke putaran nasional Liga 4 menjadi perhatian publik sepak bola Sumatera Barat (Sumbar). Pasalnya, pemain tersebut merupakan salah satu penyerang paling produktif milik PSP Padang selama gelaran Liga 4 Sumbar.
Carel tampil impresif dengan torehan 20 gol dari 12 pertandingan dan menjadi top skor tim sepanjang kompetisi tingkat provinsi tersebut. Namun, saat PSP Padang menyiapkan skuad untuk menghadapi putaran nasional Liga 4 yang akan dimulai pada 30 Mei 2026 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, nama Carel justru tidak masuk dalam daftar pemain.
Manajemen PSP Padang mengaku telah mengetahui keputusan tersebut lebih dari sepekan lalu. Kendati demikian, pengurus memilih menghormati keputusan tim pelatih yang memiliki kewenangan penuh dalam menentukan komposisi pemain untuk menghadapi kompetisi nasional.
Bendahara Umum PSP Padang, Joni Irwandi, menegaskan bahwa sejak awal seluruh keputusan teknis diserahkan kepada pelatih kepala Joni Efendi beserta jajaran asistennya.
Menurut Joni Irwandi, Ketua Umum PSP Padang Amril Amin dan Ketua Harian Osman Ayub tidak ikut campur dalam urusan strategi permainan maupun penentuan pemain yang dibawa ke putaran nasional Liga 4.
“Baik Ketua Umum, Ketua Harian sedari awal menyerahkan semuanya soal pemain dan strategi di lapangan kepada pelatih. Jadi jika memang coach JE memutuskan tidak menggunakan Carel Syadef di putaran nasional, ini membuktikan pelatih sangat serius menghadapi putaran nasional dan tegas kepada para pemainnya,” ujar Joni Irwandi, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Keputusan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa tim pelatih PSP Padang tidak hanya melihat statistik gol semata dalam menentukan pemain inti maupun skuad utama. Faktor strategi permainan, kebutuhan tim, kedisiplinan, hingga kesesuaian dengan skema yang diterapkan pelatih disebut menjadi bagian penting dalam proses penilaian.
Pihak pelatih dan asisten pelatih selama masa persiapan juga terus menekankan pentingnya kerja keras, disiplin, serta keseriusan dalam latihan. Seluruh pemain disebut memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan tempat di tim utama selama mampu menunjukkan performa terbaik.
Di tengah absennya Carel Syadef, PSP Padang justru menambah sejumlah amunisi baru untuk memperkuat lini depan menghadapi ketatnya persaingan di Liga 4 Nasional. Salah satu pemain yang didatangkan adalah Ariswar Hanif dari PSLA Sicincin.
Ariswar merupakan runner-up top skor Liga 4 Zona Sumbar dengan koleksi 19 gol. Selain itu, PSP Padang juga merekrut A Afhridzal dari Josal FC Piaman yang diplot untuk memperkuat sektor penyerangan.
Persaingan di lini depan kini menjadi semakin ketat. Selain Ariswar Hanif dan Afhridzal, terdapat pula nama Rahmat yang sebenarnya berposisi sebagai bek tengah tetapi cukup produktif mencetak gol selama rangkaian laga uji coba setelah Liga 4 Sumbar berakhir.
PSP Padang sendiri terus mematangkan persiapan menuju putaran nasional Liga 4. Evaluasi dilakukan di berbagai sektor, mulai dari kondisi fisik pemain hingga penyempurnaan pola permainan.
Ketua Harian Osman Ayub sebelumnya sempat menyoroti kondisi fisik tim saat menjalani laga uji coba di Lapangan Persikatim. Namun, perkembangan skuad perlahan mulai menunjukkan hasil positif karena banyak pemain kini dinilai mampu tampil penuh selama 90 menit pertandingan.
Produktivitas tim juga meningkat karena hampir seluruh lini mampu mencetak gol, baik pemain belakang, lini tengah, maupun sektor depan. Situasi tersebut membuat PSP Padang semakin percaya diri menatap persaingan di Grup H Liga 4 Nasional.
Di luar urusan teknis, suasana tim juga disebut cukup kondusif berkat dukungan penuh dari pengurus, manajemen, hingga Wali Kota Padang Fadly Amran. Dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi PSP Padang untuk tampil maksimal di putaran nasional Liga 4 2026. (*)
















