Sumbardaily.com, Solok – Pengantaran bantuan bagi korban banjir di Sumatera Barat (Sumbar) kembali dilakukan melalui jalur Danau Singkarak, setelah akses darat menuju wilayah terdampak terputus total akibat banjir dan longsor.
Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) mengerahkan personel Bekangdam XX/TIB untuk memastikan bantuan tetap menjangkau masyarakat yang terisolasi.
Upaya ini menjadi salah satu langkah strategis dalam penanganan darurat bencana di Sumbar, khususnya bagi masyarakat di Daerah Paninggahan yang sejak awal kejadian berada dalam kondisi sulit dijangkau.
Pengiriman bantuan diberangkatkan pada Sabtu (29/11/2025) pukul 11.35 WIB dengan menggunakan jalur perairan Danau Singkarak. Tim kemudian menempuh perjalanan sekitar 12 mil sebelum tiba di lokasi pada pukul 13.20 WIB.
Bantuan logistik yang dibawa merupakan hasil koordinasi Forkopimda dan Kodam XX/TIB, sebagai bentuk respon cepat terhadap kebutuhan mendesak masyarakat. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan dasar bagi pengungsi serta warga yang masih bertahan di wilayah terdampak.
Kabekangdam XX/TIB, Kolonel Cba Arie Prabuadi, menjelaskan bahwa pengantaran dilakukan oleh personel terlatih untuk memastikan bantuan tiba dengan aman.
“Pelaksanaan tugas pengantaran logistik tersebut diperkuat oleh empat personel TNI AD dari Bekangdam XX/TIB, yang bertanggung jawab memastikan bantuan tiba dengan aman dan tepat sasaran melalui jalur Danau Singkarak yang menjadi satu-satunya akses transportasi sementara,” ujar Kolonel Arie, dikutip Minggu (30/11/2025).
Ia menegaskan bahwa pengiriman melalui jalur danau menjadi solusi terbaik saat ini mengingat seluruh akses darat menuju Paninggahan tidak dapat dilalui akibat kerusakan berat.
TNI bersama pemerintah daerah dan relawan juga terus melakukan monitoring kebutuhan lanjutan, termasuk kesiapan posko terpadu yang bertugas memastikan distribusi berjalan efektif dan merata.
Sebagai bagian dari komitmen mendukung pemerintah daerah, Kodam XX/TIB terus memperkuat koordinasi di lapangan untuk mempercepat proses pemulihan.
Kehadiran personel TNI diharapkan mampu memastikan keamanan jalur distribusi sekaligus menjaga situasi tetap kondusif di tengah dampak bencana banjir dan longsor.
Dengan tersampaikannya bantuan logistik secara cepat dan terencana, masyarakat terdampak diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka sambil menunggu proses pemulihan berjalan lebih optimal.
Upaya percepatan ini turut memberikan harapan bahwa aktivitas warga dapat kembali normal. (red)
















