Sumbardaily.com - Persiapan penyaluran LPG 3 kilogram (kilogram) melalui ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memasuki tahap penguatan sarana dan operasional.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut memastikan kesiapan agen, fasilitas pergudangan, serta mekanisme distribusi sebelum pelaksanaan penyaluran dilakukan secara bertahap.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus ke gudang Agen LPG PSO PT Amartha Anugrah Mandiri di Kota Batam.
Kunjungan itu dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan operasional agen dalam mendukung penyaluran LPG 3 kilogram, sekaligus memastikan dukungan terhadap pengembangan ekosistem KDKMP.
Peninjauan tidak hanya berfokus pada kondisi fasilitas penyimpanan. Panel juga melihat kesiapan operasional dan mekanisme distribusi LPG bersubsidi sebagai bagian dari upaya memperkuat rantai penyaluran yang nantinya mendukung operasionalisasi KDKMP.
Dalam kegiatan tersebut, Panel Barus turut didampingi perwakilan Agen LPG PSO PT Gas Hijau Bulat dan Ketua Koperasi Desa Merah Putih Batu Besar.
Kehadiran para pemangku kepentingan itu menjadi bagian dari koordinasi untuk melihat kesiapan masing-masing unsur yang terlibat dalam penyaluran LPG 3 kilogram melalui ekosistem koperasi.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut mengatakan, penguatan sinergi terus dilakukan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, Pemerintah Kota (Pemko) Batam, agen LPG, serta pengelola KDKMP.
Kerjasama tersebut diarahkan untuk menyelaraskan kesiapan sarana, sistem operasional, dan mekanisme distribusi LPG 3 kilogram dengan kebutuhan operasional koperasi.
Dalam tahap persiapan, Agen LPG PSO PT Gas Hijau Bulat telah menyalurkan LPG 3 kg kepada 14 pangkalan di Kota Batam yang bekerja sama dengan KDKMP.
Penyaluran tersebut menjadi bagian dari persiapan awal sebelum mekanisme distribusi diperluas seiring kesiapan gerai koperasi.
Pelaksanaan penyaluran selanjutnya akan dilakukan secara bertahap mengikuti kesiapan operasional gerai KDKMP. Seluruh mekanisme distribusi tetap mengacu pada kebijakan pemerintah yang berlaku.
Dengan demikian, kesiapan agen dan pangkalan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam proses pengembangan ekosistem KDKMP.
Pertamina bersama para pemangku kepentingan berupaya memastikan sarana pendukung dan sistem penyaluran dapat berjalan selaras dengan tahapan operasional koperasi.
Panel Barus mengapresiasi persiapan yang telah dilakukan Pertamina Patra Niaga Sumbagut bersama pihak-pihak terkait. Menurutnya, kolaborasi diperlukan untuk menjaga keberlanjutan dukungan terhadap program strategis pemerintah.
Selain mendukung pengembangan KDKMP, tata kelola penyaluran LPG bersubsidi juga tetap menjadi perhatian dalam setiap tahapan operasionalisasi.
Hal tersebut mencakup kesiapan infrastruktur, sistem penyaluran energi, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung pengembangan KDKMP sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan serta mendekatkan akses terhadap kebutuhan masyarakat. Dukungan tersebut kami lakukan melalui kesiapan infrastruktur dan sistem penyaluran energi, dengan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Dirinya menegaskan arah dukungan Pertamina dalam mempersiapkan infrastruktur dan sistem penyaluran energi untuk menunjang pengembangan KDKMP.
Kolaborasi dengan pemerintah daerah, agen LPG, dan pengelola koperasi menjadi bagian dari persiapan agar proses distribusi dapat berjalan sesuai ketentuan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa persiapan yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah.
Pada saat yang sama, perusahaan juga berupaya menjaga keberlanjutan pelayanan energi bagi masyarakat.
Menurut Fahrougi, dukungan terhadap ekosistem KDKMP dilakukan melalui penyediaan kesiapan sarana dan sistem penyaluran yang diperlukan.
Sinergi lintas pihak diharapkan dapat memperkuat peran koperasi dalam memberikan kemudahan akses terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pertamina Patra Niaga Sumbagut siap mendukung pengembangan ekosistem KDKMP melalui kesiapan sarana dan sistem penyaluran yang dibutuhkan. Kami berharap sinergi ini dapat turut memperkuat peran KDKMP dalam memberikan kemudahan akses terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan penyaluran LPG 3 kilogram tetap berjalan sesuai ketentuan dan peruntukannya,” tuturnya. (*)
















