Ada Lebih dari 1.000 Kuota Haji 2027 untuk Padang, Calon Jemaah Diminta Cek Data

Ada Lebih dari 1.000 Kuota Haji 2027 untuk Padang, Calon Jemaah Diminta Cek Data

Ilustrasi Ibadah Haji (Photo by Ibrahim uz on Unsplash)

Sumbardaily.com - Persiapan keberangkatan jemaah haji Kota Padang untuk musim haji 2027 mulai memasuki tahap verifikasi. Lebih dari 1.000 jemaah masuk dalam kuota Kota Padang dan calon jemaah yang diperkirakan berangkat diminta segera memastikan data mereka di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Padang.

Langkah verifikasi tersebut menjadi penting karena dalam proses pendataan masih ditemukan sejumlah calon jemaah yang belum diketahui secara pasti alamat maupun domisilinya saat ini.

Kondisi tersebut membuat koordinasi antara Kemenhaj Kota Padang dan Pemerintah Kota (Pemko) Padang perlu dipercepat agar informasi mengenai persiapan keberangkatan dapat diterima oleh calon jemaah yang masuk dalam daftar estimasi.

Hal tersebut dibahas dalam audiensi Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kanwil Kemenhaj) Kota Padang bersama Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir di ruang kerja Wakil Wali Kota Padang, Aie Pacah, Senin (7/9/2026) siang.

Pertemuan tersebut membahas persiapan keberangkatan jemaah haji 2027, termasuk upaya memperluas penyampaian informasi kepada masyarakat.

Namun, perhatian utama dalam persiapan tersebut bukan sekadar sosialisasi. Data calon jemaah menjadi salah satu persoalan yang harus segera dituntaskan.

Pemko Padang bahkan mengerahkan aparatur kewilayahan mulai dari camat, lurah, hingga ketua RT dan RW untuk membantu menemukan serta menyampaikan informasi kepada warga yang masuk dalam daftar calon jemaah.

Berdasarkan mekanisme Kemenhaj, proses persiapan keberangkatan haji 2027 memang telah dimulai sejak sekarang. Untuk Kota Padang, jumlah kuota yang tercatat mencapai lebih dari 1.000 jemaah.

Kelompok masyarakat yang mendapat perhatian khusus dalam sosialisasi tersebut adalah warga yang mendaftarkan diri untuk berhaji pada 2013. Mereka dinilai memiliki peluang besar untuk masuk dalam daftar keberangkatan haji pada 2027.

“Kehadiran Kepala Kemenhaj Kota Padang beserta jajaran adalah dalam rangka sosialisasi keberangkatan jemaah haji tahun 2027. Berdasarkan mekanisme Kemenhaj, tahapannya sudah dimulai dari sekarang. Untuk Kota Padang sendiri, kuota tahun 2027 tercatat lebih dari 1.000 jemaah," kata Wawako.

Menurut Maigus, jajaran pemerintahan di tingkat wilayah memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi tersebut.

Hal itu terutama ditujukan kepada warga yang mendaftar haji pada 2013 dan berpotensi memperoleh kesempatan berangkat pada 2027.

“Kami mengimbau kepada jajaran camat, lurah, hingga ketua RT dan RW untuk aktif menginformasikan kepada warga. Khususnya bagi masyarakat yang mendaftar haji pada tahun 2013, besar peluangnya untuk berangkat di tahun 2027. Diharapkan mereka yang masuk kriteria tersebut bisa segera berkoordinasi dengan Kanwil Kemenhaj Kota Padang," katanya.

Calon jemaah yang masuk dalam daftar estimasi keberangkatan diminta tidak menunda proses pengecekan data.

Mereka perlu mendatangi Kantor Wilayah Kemenhaj Kota Padang untuk menjalani verifikasi data fisik sekaligus memastikan informasi administrasi yang tercatat sesuai dengan kondisi terbaru.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Padang, Zulfahmi menyebut calon jemaah dengan rentang nomor porsi tertentu menjadi kelompok yang diharapkan segera melakukan verifikasi. Proses tersebut diperlukan dengan membawa dokumen administrasi yang telah ditentukan.

“Bagi calon jemaah haji Kota Padang sampai dengan nomor porsi 03000-95400, kami harapkan segera mendatangi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang untuk proses verifikasi. Tolong bawa dokumen persyaratan berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), serta bukti setoran awal pendaftaran," katanya.

Dengan kuota lebih dari 1.000 jemaah, persiapan haji Kota Padang untuk 2027 kini memasuki fase yang membutuhkan ketepatan data calon peserta.

Persoalan domisili sejumlah calon jemaah menjadi salah satu hal yang harus segera diselesaikan agar komunikasi mengenai tahapan keberangkatan dapat berjalan dengan baik.

Pemko Padang bersama Kemenhaj Kota Padang juga meminta masyarakat dan jajaran aparatur ikut membantu menyebarluaskan pengumuman tersebut. Informasi diharapkan dapat diteruskan melalui media sosial maupun kanal informasi resmi pemerintah daerah.

Bagi masyarakat yang mendaftar haji pada 2013 dan masuk dalam kriteria estimasi keberangkatan, verifikasi data menjadi langkah yang perlu segera dilakukan. Calon jemaah diminta membawa KTP, Kartu Keluarga, serta bukti setoran awal pendaftaran ketika mendatangi Kantor Kemenhaj Kota Padang.

Persiapan Haji 2027 di Padang dengan demikian tidak hanya berkaitan dengan jadwal keberangkatan, tetapi juga memastikan calon jemaah yang berpeluang berangkat dapat teridentifikasi dengan data yang benar. Pemerintah daerah mengandalkan koordinasi hingga tingkat RT dan RW untuk menjangkau warga yang keberadaannya masih perlu dipastikan. (*)

Baca Juga

Kualitas Udara Sangat tidak Sehat, Ombudsman Desak Pemko Padang Segera Putuskan Sekolah Daring
Kualitas Udara Sangat tidak Sehat, Ombudsman Desak Pemko Padang Segera Putuskan Sekolah Daring
Petugas BPBD Kota Padang membagikan masker gratis kepada pengendara di tengah kondisi kualitas udara yang sangat tidak sehat.
Pemko Padang Siapkan Masker Tambahan jika Kabut Asap Berlanjut, Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Ruangan
BPBD Kota Padang membagikan masker kepada masyarakat di tengah kualitas udara yang berada pada kategori sangat tidak sehat.
Kualitas Udara Padang Memburuk, BPBD Bagikan 11 Ribu Masker untuk Warga
Wali Kota Padang Fadly Amran menjadi pembicara dalam Ideafest 2026 di JICC Jakarta dan membahas potensi kuliner Indonesia menjadi hidangan global.
Ideafest 2026, Fadly Amran: Kuliner Padang Bisa Mendunia Tanpa Kehilangan Identitas
Pemko Padang Tiadakan LKS Berbayar, Guru Didorong Susun Modul Ajar
Pemko Padang Tiadakan LKS Berbayar, Guru Didorong Susun Modul Ajar
Wali Kota Padang, Fadly Amran meninjau pembangunan jalan menuju Pasir Jambak dan saluran drainase Pasar Tunggul Hitam.
Jalan Pasir Jambak Padang Hampir Rampung, Akses ke Kampus dan Objek Wisata Dibuka Lebih Lebar