Sumbar dan Padang Raih Penghargaan Kemendagri 2026 soal Pengelolaan Sampah

Sumbar dan Padang Raih Penghargaan Kemendagri 2026 soal Pengelolaan Sampah

Tempat Sampah Terpilah (Foto: Kominfo Padang)

Sumbardaily.com - Upaya pemerintah daerah di Sumatera Barat (Sumbar) dalam mengelola sampah dan menjaga lingkungan mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Provinsi Sumbar dan Kota Padang masuk daftar penerima penghargaan kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan yang berlangsung di Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026). Selain Sumbar dan Padang, penghargaan kategori yang sama juga diberikan kepada sejumlah pemerintah daerah lain di wilayah Sumatera.

Informasi mengenai penghargaan tersebut dikutip dari laman resmi, Sabtu (15/8/2026).

Dalam kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI tingkat provinsi, penerima penghargaan terdiri atas Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Kepulauan Riau.

Sementara pada tingkat kota, Kota Padang menjadi salah satu penerima penghargaan bersama Kota Sabang dan Kota Jambi. Adapun tingkat kabupaten diberikan kepada Kabupaten Samosir, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Bintan.

Capaian tersebut menempatkan Sumbar sebagai salah satu pemerintah daerah tingkat provinsi yang mendapat apresiasi dalam bidang pengelolaan sampah dan lingkungan pada gelaran penghargaan Batch II tahun 2026.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja dan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Masuk kepada batch kedua, gelombang kedua ini, dimulai di Sumatera. Ini kita laksanakan di Kota Batam,” ujar Mendagri.

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera merupakan bagian dari rangkaian penghargaan pemerintah daerah di enam regional. Regional tersebut meliputi Sumatera, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara (Nusra), Jawa-Bali, Sulawesi, dan Papua.

Pada Batch II, terdapat empat kategori yang menjadi dasar pemberian penghargaan. Selain Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI, kategori lainnya adalah Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Implementasi Program 3 Juta Rumah, serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan.

Bagi Sumbar, penghargaan pada kategori lingkungan menjadi salah satu capaian dalam agenda tersebut. Selain pemerintah provinsi, Kota Padang juga masuk daftar penerima penghargaan pada kategori yang sama.

Tito menjelaskan penghargaan diberikan untuk menciptakan keseimbangan dalam pembinaan terhadap pemerintah daerah. Kemendagri tidak hanya menjalankan pengawasan dan memberikan arahan, tetapi juga memberikan penghargaan kepada daerah yang berhasil mencapai kinerja tertentu.

“Karena selama ini kita dari Kemendagri neken-neken terus, neken inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan berbagai macam instruksi lain-lain, inilah balance-nya dalam bentuk reward penghargaan kepada daerah-daerah berprestasi,” jelasnya.

Menurut Tito, penghargaan tersebut juga dapat menjadi dorongan bagi daerah yang belum memperoleh apresiasi untuk meningkatkan kinerjanya. Pemerintah daerah yang belum menerima penghargaan masih memiliki kesempatan pada putaran berikutnya.

“Bagi yang belum beruntung, masih ada lagi, putaran berikutnya lagi, khusus Sumatera nanti ada satu putaran lagi. Kita akan sampaikan nanti kriterianya apa untuk bisa diperlombakan, supaya rekan-rekan bisa berbenah,” pungkasnya.

Selain kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI, sejumlah daerah di Sumbar juga menerima penghargaan pada kategori lainnya.

Pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan tingkat kota, penghargaan diberikan kepada Kota Pariaman dan Kota Padang Panjang. Sementara Kabupaten Tanah Datar masuk daftar penerima kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan tingkat kabupaten.

Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan tingkat provinsi diberikan kepada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Sumatera Selatan. Untuk tingkat kabupaten, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Bintan.

Pada kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat provinsi, penerimanya adalah Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Jambi. Tingkat kabupaten diberikan kepada Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Kerinci, dan Kabupaten Way Kanan. Sedangkan tingkat kota diberikan kepada Kota Bandar Lampung, Kota Pekanbaru, dan Kota Batam.

Untuk kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan tingkat provinsi, penerimanya adalah Provinsi Aceh dan Provinsi Lampung. Tingkat kabupaten diberikan kepada Kabupaten Simeulue, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Nias Utara. Tingkat kota diberikan kepada Kota Sawahlunto, Kota Sungai Penuh, dan Kota Banda Aceh.

Sebelumnya, Kemendagri telah melaksanakan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch I di enam regional. Namun, kategori yang diberikan pada Batch I berbeda dengan penghargaan Batch II.

Batch I mencakup kategori Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Dalam kegiatan di Batam tersebut turut hadir Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, gubernur dan bupati/wali kota se-Sumatera, serta pejabat terkait lainnya.

Penghargaan kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI menjadi catatan tersendiri bagi Sumbar. Provinsi Sumbar dan Kota Padang sama-sama masuk daftar penerima apresiasi dalam kategori tersebut pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera. (*)

Baca Juga

Kemiskinan Perkotaan Sumbar Naik Jadi 3,82 Persen, Beras dan Rokok Penyumbang Terbesar
Kemiskinan Perkotaan Sumbar Naik Jadi 3,82 Persen, Beras dan Rokok Penyumbang Terbesar
Tol Padang–Bukittinggi–Payakumbuh dan Tanah Ulayat: Mencari Titik Temu
Tol Padang–Bukittinggi–Payakumbuh dan Tanah Ulayat: Mencari Titik Temu
BMKG: Potensi Hujan Sumbar Sepekan ke Depan Menurun, Ini Wilayah yang Tetap Perlu Waspada
BMKG: Potensi Hujan Sumbar Sepekan ke Depan Menurun, Ini Wilayah yang Tetap Perlu Waspada
Prakiraan Cuaca Sumbar Selasa 4 Agustus 2026, Ini Daerah yang Berpotensi Hujan
Prakiraan Cuaca Sumbar Selasa 4 Agustus 2026, Ini Daerah yang Berpotensi Hujan
Tim Percepatan Infrastruktur Bina Marga Cek Langsung Flyover Sitinjau Lauik, Ini Fokus Peninjauannya
Tim Percepatan Infrastruktur Bina Marga Cek Langsung Flyover Sitinjau Lauik, Ini Fokus Peninjauannya
Sebaran Sirine Tsunami di Sumbar Diperbarui, Ini Jumlah Aktif dan Tidak Aktif
Sebaran Sirine Tsunami di Sumbar Diperbarui, Ini Jumlah Aktif dan Tidak Aktif