Sekdaprov Tekankan Sekolah Sehat di Rakerda UKS Sumbar 2026, Soroti Kesehatan Siswa

Rakerda UKS Sumbar 2026

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, membuka Rakerda UKS 2026 yang menekankan penguatan sekolah sehat dan kesehatan siswa di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Senin (20/4/2026).

Sumbardaily.com—Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi buka Rakerda UKS Sumbar 2026, dorong sekolah sehat dan penguatan kesehatan siswa melalui sinergi lintas sektor di Sumbar.

Rakerda UKS 2026 ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) di Sumbar. Kegiatan ini melibatkan Tim Pembina UKS/M tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi menegaskan bahwa pembangunan kesehatan siswa tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan perangkat daerah terkait.

Ia meminta Rakerda UKS 2026 mampu menghasilkan rencana kerja yang konkret dan terukur agar implementasi program berjalan terarah.

“Rakerda ini harus menghasilkan rencana kerja yang konkret dan terukur. Kita ingin memastikan pembinaan UKS/M berjalan dalam satu arah kebijakan yang jelas dan terintegrasi,” ujarnya.

Sekolah Didorong Jadi Lingkungan Sehat

Dalam arahannya, Arry menekankan pentingnya transformasi sekolah menjadi sekolah sehat atau health promoting school. Lingkungan pendidikan diharapkan tidak hanya fokus pada proses belajar, tetapi juga membentuk perilaku hidup bersih dan sehat.

Ia menegaskan implementasi Trias UKS harus berjalan utuh, meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat.

“Sekolah harus menjadi ruang yang sehat, aman, dan membangun karakter hidup bersih dan sehat,” tegasnya.

Tantangan Kesehatan Siswa

Rakerda UKS 2026 juga menyoroti berbagai tantangan kesehatan siswa di Sumbar. Di antaranya karies gigi, kurang aktivitas fisik, obesitas, anemia, hingga stunting.

Selain itu, persoalan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dampak penggunaan gawai, serta perundungan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Arry mengakui masih terdapat kendala dalam implementasi UKS/M, mulai dari belum meratanya pemahaman hingga koordinasi yang belum optimal antar pemangku kepentingan.

Dorong Inovasi dan Program Preventif

Sebagai langkah konkret, Pemprov Sumbar mendorong program promotif dan preventif, termasuk program TALK GME yang diinisiasi RSJ HB Saanin untuk meningkatkan literasi kesehatan mental di sekolah.

Program tersebut telah diterapkan di sejumlah sekolah dan akan terus diperluas melalui kolaborasi lintas sektor.

Selain itu, capaian UKS/M di Sumbar masih perlu ditingkatkan. Dari total 8.524 satuan pendidikan, baru sebagian yang mencapai strata paripurna.

Targetkan Gerakan Sekolah Sehat

Melalui Rakerda UKS 2026, Pemprov Sumbar menargetkan penguatan Gerakan Sekolah Sehat yang mencakup lima fokus utama, yakni sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa, dan sehat lingkungan.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat fondasi kesehatan siswa sekaligus menciptakan generasi muda Sumbar yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Direktur RSJ HB Saanin Padang, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumbar, serta Tim Pembina dan Pelaksana UKS/M dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.(*)

Baca Juga

Dari Masjid Raya ke Polda Sumbar, Ribuan Pesan Tolak Narkoba Disuarakan Bersama
Dari Masjid Raya ke Polda Sumbar, Ribuan Pesan Tolak Narkoba Disuarakan Bersama
Sekdaprov Sumbar: Awal 2026, Semua Administrasi Pemerintah Beralih ke Digital
Sekdaprov Sumbar: Awal 2026, Semua Administrasi Pemerintah Beralih ke Digital
Kepala Kejati Sumbar bersama jajaran meninjau kondisi wilayah terdampak banjir galodo di Solok dan menyiapkan dukungan berupa Posko Peduli Bencana serta dapur umum bagi warga.
Kejati Sumbar Siapkan Posko dan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Galodo Solok
Petugas Damkar Kota Padang menangani kebakaran satu unit pondok di pinggir Banda Bakali Jalan Ujung Tanah, Lubuk Begalung, Rabu malam 23 September 2026.
Kebakaran Pondok di Lubuk Begalung Padang, Kerugian Capai Rp20 Juta
Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sumbar hingga 28 September, Warga Diminta Waspada
Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sumbar hingga 28 September, Warga Diminta Waspada
Business Streamlining BUMN Bukan Sekadar Kurangi Entitas, Ini Penjelasan Hutama Karya
Business Streamlining BUMN Bukan Sekadar Kurangi Entitas, Ini Penjelasan Hutama Karya