Sumbardaily.com - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan karakter, dan nilai-nilai keagamaan sebagai langkah strategis dalam mencegah penyalahgunaan narkoba serta berbagai persoalan sosial yang mengancam generasi muda.
Ajakan tersebut disampaikan Arry Yuswandi saat menghadiri kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumatera Barat Bebas dari Narkoba yang digelar di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (21/6/2026).
Menurut Arry, upaya melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah maupun aparat penegak hukum. Ia menilai, keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.
Karena itu, keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat luas perlu mengambil peran bersama dalam membangun benteng sosial yang kuat bagi generasi penerus.
“Pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat. Penguatan pendidikan agama, pembinaan karakter, serta pengawasan yang baik menjadi fondasi penting untuk melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif,” ujar Arry.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mendukung berbagai gerakan kolaboratif yang bertujuan memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi pertumbuhan generasi muda.
Menurutnya, sinergi lintas sektor perlu terus diperkuat agar upaya pencegahan narkoba dan berbagai persoalan sosial dapat berjalan secara optimal.
“Sinergi antara pemerintah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat. Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga masa depan Sumatera Barat,” tambahnya.
Kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumatera Barat Bebas dari Narkoba tidak hanya diisi dengan salat subuh berjamaah. Setelah ibadah selesai, peserta melanjutkan rangkaian kegiatan melalui aksi damai yang dimulai dari kawasan Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi menuju Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumbar.
Dalam aksi tersebut, para peserta membentangkan berbagai spanduk yang memuat pesan penolakan terhadap penyalahgunaan narkoba. Selain itu, disampaikan pula ajakan untuk menjauhi berbagai perilaku yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat Sumatera Barat.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta melakukan penandatanganan spanduk bersama. Aksi tersebut menjadi simbol komitmen kolektif dalam mendukung pencegahan narkoba serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat di daerah.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kapolda Sumbar itu dihadiri seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai organisasi kemasyarakatan. Turut hadir pula Walikota dan Wakil Walikota Padang yang memberikan dukungan terhadap gerakan tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk berpartisipasi aktif menjaga generasi muda dari ancaman narkoba dan berbagai persoalan sosial. Dengan kolaborasi seluruh elemen, cita-cita mewujudkan Sumatera Barat yang aman, sehat, dan berkarakter diharapkan dapat tercapai secara berkelanjutan. (*)
















