Sumbardaily.com—Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi buka Rakerda UKS Sumbar 2026, dorong sekolah sehat dan penguatan kesehatan siswa melalui sinergi lintas sektor di Sumbar.
Rakerda UKS 2026 ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) di Sumbar. Kegiatan ini melibatkan Tim Pembina UKS/M tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi menegaskan bahwa pembangunan kesehatan siswa tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan perangkat daerah terkait.
Ia meminta Rakerda UKS 2026 mampu menghasilkan rencana kerja yang konkret dan terukur agar implementasi program berjalan terarah.
“Rakerda ini harus menghasilkan rencana kerja yang konkret dan terukur. Kita ingin memastikan pembinaan UKS/M berjalan dalam satu arah kebijakan yang jelas dan terintegrasi,” ujarnya.
Sekolah Didorong Jadi Lingkungan Sehat
Dalam arahannya, Arry menekankan pentingnya transformasi sekolah menjadi sekolah sehat atau health promoting school. Lingkungan pendidikan diharapkan tidak hanya fokus pada proses belajar, tetapi juga membentuk perilaku hidup bersih dan sehat.
Ia menegaskan implementasi Trias UKS harus berjalan utuh, meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat.
“Sekolah harus menjadi ruang yang sehat, aman, dan membangun karakter hidup bersih dan sehat,” tegasnya.
Tantangan Kesehatan Siswa
Rakerda UKS 2026 juga menyoroti berbagai tantangan kesehatan siswa di Sumbar. Di antaranya karies gigi, kurang aktivitas fisik, obesitas, anemia, hingga stunting.
Selain itu, persoalan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dampak penggunaan gawai, serta perundungan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Arry mengakui masih terdapat kendala dalam implementasi UKS/M, mulai dari belum meratanya pemahaman hingga koordinasi yang belum optimal antar pemangku kepentingan.
Dorong Inovasi dan Program Preventif
Sebagai langkah konkret, Pemprov Sumbar mendorong program promotif dan preventif, termasuk program TALK GME yang diinisiasi RSJ HB Saanin untuk meningkatkan literasi kesehatan mental di sekolah.
Program tersebut telah diterapkan di sejumlah sekolah dan akan terus diperluas melalui kolaborasi lintas sektor.
Selain itu, capaian UKS/M di Sumbar masih perlu ditingkatkan. Dari total 8.524 satuan pendidikan, baru sebagian yang mencapai strata paripurna.
Targetkan Gerakan Sekolah Sehat
Melalui Rakerda UKS 2026, Pemprov Sumbar menargetkan penguatan Gerakan Sekolah Sehat yang mencakup lima fokus utama, yakni sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa, dan sehat lingkungan.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat fondasi kesehatan siswa sekaligus menciptakan generasi muda Sumbar yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Direktur RSJ HB Saanin Padang, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumbar, serta Tim Pembina dan Pelaksana UKS/M dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.(*)
















