Kebakaran Rumah di Air Tawar Padang Bukan Insiden Biasa, Polisi: Anak Bakar Ibu Angkat

Kebakaran Rumah di Air Tawar Padang Bukan Insiden Biasa, Polisi: Anak Bakar Ibu Angkat

Peristiwa kebakaran yang terjadi di Air Tawar, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang pada Kamis (12/3/2026) disebabkan seorang perempuan paruh baya dibakar oleh anak angkatnya sendiri. Korban mengalami luka bakar hingga 90 persen. (Dok. Polsek Padang Utara)

Sumbardaily.com, Padang - Peristiwa kebakaran di Kota Padang yang terjadi di kawasan Jalan Prof Dr Hamka, Kamis (12/3/2026) sore, ternyata berkaitan dengan kasus penganiayaan berat.

Api yang semula dilaporkan sebagai kebakaran rumah diketahui berasal dari aksi pembakaran terhadap seorang perempuan menggunakan bahan bakar jenis Pertalite.

Kejadian berlangsung di Jalan Prof Dr Hamka nomor 119, Air Tawar, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar

Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.50 WIB di lokasi yang sama, yakni di kantor PT Lubuk Basung Ekspres di Jalan Prof Dr Hamka No 119.

Korban diketahui bernama Afriza Yuraini (50), seorang ibu rumah tangga asal Muaro Labuah, Solok Selatan (Solsel). Sementara itu, terduga pelaku adalah berinisial IK (36), seorang agen yang juga tinggal di alamat yang sama. Korban dan pelaku diketahui memiliki hubungan anak dan ibu angkat.

"Peristiwa terjadi karena pelaku merasa sakit hati terhadap ucapan korban yang merupakan ibu angkatnya. Pelaku kemudian mengambil botol air mineral yang berisi Pertalite dan menyiramkan bahan bakar tersebut ke tubuh korban," kata Kapolsek.

Akibatnya, api yang membakar tubuh korban sempat dipadamkan oleh para saksi yang berada di lokasi kejadian.

Beberapa saksi yang membantu memadamkan api antara lain Khadir Tanjung (70), Fania (23), serta Rayhan Rahmatillah (20).

"Setelah api berhasil dipadamkan, suami korban segera membawanya ke Rumah Sakit Islam Siti Rahmah untuk mendapatkan perawatan medis. Karena luka bakar yang dialami cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUP M Djamil Padang," kata Yuliadi.

Korban dilaporkan mengalami luka bakar derajat 2A dengan luas luka mencapai sekitar 90 persen pada tubuhnya. Sementara itu, terduga pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Padang Utara setelah kejadian tersebut.

"Saat ini, kami telah mengamankan pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Selain itu, polisi juga melakukan pendataan terhadap para saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut," katanya.

Kasus ini juga sempat memicu kepanikan warga karena terjadi di kawasan permukiman padat penduduk dengan aktivitas masyarakat dan lalu lintas yang ramai.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang memastikan api yang muncul di lokasi tidak meluas ke bangunan lain.

"Dalam kejadian tersebut tercatat terdapat dua kepala keluarga dengan total tujuh penghuni rumah di lokasi kebakaran, namun tidak ada korban jiwa akibat peristiwa kebakaran tersebut," tuturnya. (adl)

Baca Juga

Danau Singkarak Dinilai Ideal untuk PLTS Terapung, Ini Temuan Terbaru Tim Peneliti Unand
Danau Singkarak Dinilai Ideal untuk PLTS Terapung, Ini Temuan Terbaru Tim Peneliti Unand
Festival Kota Tua Padang 2026 Digelar, Hadirkan Peserta Barongsai dari Tujuh Negara
Festival Kota Tua Padang 2026 Digelar, Hadirkan Peserta Barongsai dari Tujuh Negara
Sungai Berubah Jalur Akibat Banjir di Padang, Alat Berat Dikerahkan Pulihkan Akses Warga
Sungai Berubah Jalur Akibat Banjir di Padang, Alat Berat Dikerahkan Pulihkan Akses Warga
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menangani kebakaran yang melanda sebuah minimarket di Jalan Belibis, Air Tawar Barat, Kota Padang.
Kebakaran Mini Market di Padang Nyaris Mengancam 10 Bangunan, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
Ombudsman Soroti Tata Kelola Dana Komite Sekolah di Sumbar, Dinilai Rawan Maladministrasi dan Korupsi
Ombudsman Soroti Tata Kelola Dana Komite Sekolah di Sumbar, Dinilai Rawan Maladministrasi dan Korupsi
Riset Unand Ungkap Upaya Pengendalian Pencemaran Muara Batang Arau di ICOEE 2026
Riset Unand Ungkap Upaya Pengendalian Pencemaran Muara Batang Arau di ICOEE 2026