Sumbardaily.com, Padang – Dinas Sosial Kota Padang mendirikan dapur umum di Kecamatan Pauh sebagai respons cepat terhadap dampak banjir yang melanda wilayah tersebut pada Jumat (2/1/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.
Dapur umum tersebut mulai beroperasi pada Sabtu (3/1/2026) dan dipusatkan di Kantor Camat Pauh. Keberadaan dapur umum ini difokuskan untuk membantu warga yang mengalami keterbatasan akses akibat kondisi infrastruktur yang rusak pascabanjir.
Sekretaris Dinas Sosial Kota Padang, Budi Kurniawan, mengatakan bahwa dapur umum disiapkan untuk menyediakan makanan bagi warga terdampak secara berkelanjutan. Setiap harinya, petugas menyiapkan 300 porsi makanan yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Kita siapkan sebanyak 300 porsi makanan bagi yang terdampak banjir,” ujar Budi Kurniawan, Sabtu siang.
Banjir yang melanda kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, menyebabkan ratusan warga terisolasi. Kondisi tersebut dipicu oleh amblasnya badan jalan serta putusnya jembatan yang menjadi akses utama keluar masuk wilayah tersebut. Kerusakan infrastruktur itu menghambat mobilitas warga dan memperparah dampak bencana.
Titik kerusakan terparah berada di depan SMPN 44, Jalan Koto Tuo. Jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur menuju Jembatan Batu Busuk. Putusnya akses ini berdampak langsung terhadap 235 Kepala Keluarga (KK) yang hingga kini masih berada dalam kondisi terisolasi.
Pendirian dapur umum di Pauh diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak banjir, terutama bagi mereka yang kesulitan memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari akibat terputusnya akses transportasi. (red)
















