Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC tidak hanya menargetkan dukungan penuh suporter saat menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026, tetapi juga mengusung misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat (Sumbar).
Pada laga yang akan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (22/12/2025), sebagian hasil penjualan tiket pertandingan akan didonasikan bagi korban bencana.
Komitmen tersebut disampaikan secara resmi melalui akun media sosial Semen Padang FC. Manajemen klub mengajak suporter untuk hadir langsung ke stadion sekaligus berpartisipasi dalam aksi solidaritas. Dukungan dari tribun diharapkan tidak hanya menjadi energi tambahan bagi Kabau Sirah, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan.
Pertandingan Semen Padang FC vs Persija Jakarta diperkirakan menyedot perhatian besar publik sepak bola nasional. Selain menghadirkan duel dua tim besar, laga ini juga menjadi momentum kebersamaan antara klub dan suporter dalam menyalurkan donasi melalui pembelian tiket.
Manajemen Semen Padang FC telah membuka penjualan tiket pertandingan melalui situs eztix.id. Terdapat tujuh kategori tiket yang dapat dipilih oleh penonton. Harga tiket dibanderol mulai dari Rp50.000 hingga Rp250.000, tergantung kategori tribun.
Kategori tersebut meliputi Tribun Selatan Ollin Spartcaks Rp50.000, Tribun Timur Ollin Umum Rp100.000, Tribun Umum Barat Ollin VIP FC Rp250.000, Tribun Selatan Ollin UWS 1980 Rp50.000, Tribun Ollin Utara Umum Rp50.000, Tribun Utara Ollin The Kmers Rp50.000, serta Tribun Umum Barat Ollin VIP SP Rp250.000.
Selain mengalokasikan sebagian pendapatan tiket untuk donasi, Semen Padang FC juga menggelar lelang jersey sebagai bentuk kepedulian tambahan. Klub melelang dua jersey resmi Semen Padang FC berwarna merah dan kuning yang telah ditandatangani seluruh pemain dan ofisial tim.
"Seluruh hasil dari lelang jersey ini juga akan disumbangkan untuk membantu korban bencana di Sumbar," ujar Manajer Tim Semen Padang FC, Masykur Rauf. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk empati klub terhadap kondisi masyarakat, sekaligus ajakan kepada seluruh elemen sepak bola untuk saling membantu. (pooke)
















